- Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, optimis kualitas skuad Garuda mampu bersaing di lima besar Asia.
- Herdman menilai kedalaman pemain, terutama pemain bertahan dari liga luar negeri, adalah modal utama tim saat ini.
- Pembuktian klaim optimis tersebut akan diuji pada ajang FIFA Series Maret 2026 mendatang.
Suara.com - Baru beberapa pekan memegang kendali, pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman sudah memberikan sebuah penilaian yang mengejutkan dan penuh optimisme.
Berdasarkan analisisnya terhadap komposisi pemain yang ada, ia tak ragu menyebut bahwa Skuad Garuda saat ini memiliki kualitas yang layak untuk bersaing di jajaran lima besar tim nasional di Asia.
Penilaian berani ini bukan tanpa dasar. Sejak ditunjuk, Herdman memang langsung bergerak cepat menganalisis kekuatan tim, termasuk soal kualitas individu para pemain.
Baginya, kedalaman skuad yang dimiliki Indonesia, terutama setelah diperkuat banyak pemain naturalisasi berkualitas, adalah modal utama.
"Kedalaman pemain tier satu dan dua kita, menurut saya, kita berada di peringkat keempat atau kelima di AFC dengan kualitas pool pemain kita," ujar John Herdman, seperti dilansir dari kanal YouTube Timnas Indonesia.
Lebih lanjut, Herdman menyoroti satu sektor yang menurutnya menjadi fondasi paling kokoh bagi kekuatan tim.
Keberadaan banyak pemain bertahan yang merumput di liga-liga kompetitif luar negeri menjadi nilai tambah yang signifikan.
"Perlu diingat bahwa banyak dari pemain tersebut adalah pemain bertahan, sehingga hal ini memberikan pondasi pertahanan yang kuat," kata John Herdman.
Di atas kertas, klaim Herdman memang didukung oleh fakta bahwa banyak punggawa Timnas Indonesia kini tersebar di berbagai liga top dunia, mulai dari Liga Italia, Liga Belanda, hingga Liga Inggris.
Baca Juga: Pemain Keturunan Depok Jadi Top Skor Periode 3 Eerste Divisie, Solusi Lini Serang Timnas Indonesia?
Pengalaman mereka di level tertinggi menjadi aset berharga yang tidak dimiliki banyak negara lain di Asia.
Tentu saja, penilaian ini masih harus diuji di atas lapangan. Ajang FIFA Series pada Maret 2026 akan menjadi panggung pembuktian pertama bagi racikan strategi John Herdman.
Setelah itu, tantangan beruntun sudah menanti, mulai dari Piala AFF 2026 pada Juli-Agustus, Piala Asia 2027, hingga target utamanya membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2027.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Buka Suara Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia 2026
-
Mentalitas Juara Iran, Tak Gentar Hadapi Teror Suporter Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Final Piala Asia Futsal 2027, Hector Souto: Iran yang Seharusnya Tertekan
-
Kapten Jepang Menangis di Senayan, Akui Atmosfer Indonesia Arena Bikin Merinding
-
Kutukan Iran Terhadap Pelatih Spanyol, Indonesia Punya Peluang di Final Piala Futsal Asia 2026?
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien