- Viktor Gyokeres menjadi striker Arsenal paling produktif di Premier League sejak awal 2026, mencetak enam gol dalam delapan laga.
- Performa meningkat ini terkait perubahan taktik Arteta, membebaskan peran Gyokeres saat Havertz bermain lebih dalam.
- Meski produktif, dampak golnya dinilai terbatas karena sebagian besar tercipta melawan tim promosi dan minim mengubah hasil laga.
Suara.com - Viktor Gyokeres perlahan mulai menunjukkan ketajamannya bersama Arsenal. Striker asal Swedia itu kini masuk dalam daftar pemain paling produktif di Premier League sejak awal 2026.
Namun situasi itu justru memunculkan pertanyaan dari banyak pihak, apakah ia benar-benar telah menemukan performa terbaiknya, atau statistiknya justru menyesatkan?
Striker berusia 27 tahun tersebut mencetak enam gol dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Catatan itu menjadi sinyal positif bagi The Gunners yang tengah berburu trofi di empat ajang sekaligus.
Meski sempat kesulitan beradaptasi sejak pindah ke London Utara, Gyokeres mulai membuktikan reputasinya sebagai mesin gol.
Sejak pergantian tahun, tidak ada pemain Premier League yang mencetak gol lebih banyak dari Gyokeres.
Namun, angka tersebut sedikit dipengaruhi jadwal padat Arsenal yang telah memainkan 11 pertandingan di 2026 karena tampil di Liga Champions, Piala FA, dan Carabao Cup.
Terlepas dari itu, peningkatan kepercayaan diri Gyokeres terlihat jelas.
Dua gol ke gawang Sunderland membuatnya mencetak gol dalam dua laga liga beruntun untuk pertama kalinya musim ini.
Baca Juga: Ikuti Jejak Ayah! Putra Mikel Arteta Dipanggil ke Arsenal U-18, Bintang Baru Akademi The Gunners
Kebangkitan Gyokeres tak lepas dari perubahan taktik Mikel Arteta, terutama setelah Kai Havertz kembali dari cedera lutut.
Alih-alih bersaing sebagai striker utama, Havertz justru dimainkan lebih dalam di lini tengah.
Kombinasi keduanya mulai terlihat menjanjikan. Mereka bekerja sama dalam proses gol saat menghadapi Kairat dan kembali menunjukkan koneksi saat Arsenal menundukkan Sunderland.
Dengan Martin Odegaard dan Mikel Merino absen karena cedera, peran Havertz sebagai penghubung lini tengah dan depan memberi ruang lebih bagi Gyokeres untuk bergerak bebas di kotak penalti.
Meski produktif, dampak gol Gyokeres masih menjadi bahan evaluasi.
Enam dari delapan gol liganya tercipta melawan tim promosi. Dari total 13 gol di semua kompetisi, hanya tiga yang benar-benar mengubah jalannya pertandingan.
Fakta lain yang menarik, delapan gol Premier League Gyokeres hanya menghasilkan tambahan dua poin bagi Arsenal.
Kritik lama pun kembali muncul, Gyokeres dianggap lebih tajam saat menghadapi tim papan bawah.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Ikuti Jejak Ayah! Putra Mikel Arteta Dipanggil ke Arsenal U-18, Bintang Baru Akademi The Gunners
-
Noel Gallagher Sebut Arsenal Juara Liga Inggris, Tapi Tak Layak Masuk....
-
Mikel Arteta Puji Setinggi Langit Pep Guardiola, Pengakuan Tulus atau Psywar?
-
Sempat Latihan Bersama Arsenal, Alex Oxlade-Chamberlain Resmi Gabung Celtic
-
Manchester City Dilaporkan Siap Gelontorkan Rp2,29 Triliun untuk Elliot Anderson
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil
-
Kabar Duka! Wonderkid Venezuela Ditemukan Tewas di Tengah Reruntuhan Gempa
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Lewat Duel Sengit, Kudus Melaju ke Final Usai Taklukkan Surabaya
-
Heboh Video Kylian Mbappe Nyuruh Wasit Kasih Ban Kapten Tchouameni, Ternyata Ini Alasannya