-
Indonesia gagal ke Asian Games 2026 karena aturan baru kualifikasi dari AFC dan OCA.
-
Syarat kelolosan hanya diberikan bagi tim yang masuk putaran final Piala Asia U-23.
-
Indonesia absen setelah hanya menjadi runner-up grup pada kualifikasi Piala Asia bulan September.
Persaingan melawan Korea Selatan, Laos, dan Makau ternyata berakhir cukup pahit bagi Indonesia.
Posisi runner-up yang diraih Tim Merah Putih ternyata tidak cukup untuk mengamankan tiket kelolosan.
3. Perubahan Drastis Sistem Pendaftaran Tim
Gerald Vanenburg yang saat itu menahkodai tim tidak mampu membawa anak asuhnya menjadi juara grup.
Padahal pada edisi sebelumnya proses pendaftaran tim sepak bola cenderung lebih longgar bagi negara anggota.
"Sebelumnya, tim sepak bola yang berlaga di Asian Games umumnya didaftarkan oleh komite olimpiade nasional masing-masing tanpa adanya kriteria kualifikasi khusus dari AFC," tulis Straits Times.
Perubahan format seleksi ini secara otomatis menutup pintu bagi tim yang gagal di kancah regional.
Kondisi ini tentu sangat kontras dengan pencapaian impresif Indonesia pada edisi Asian Games sebelumnya.
4. Kekecewaan di Bawah Kepemimpinan John Herdman
Baca Juga: Dewa United, Liga Indonesia dan Rencana Besar Ivar Jenner yang Bisa Saja Digagalkan oleh Realita
Publik sepak bola tentu merasa kecewa dengan absennya Timnas Indonesia pada ajang bergengsi tersebut.
John Herdman yang kini memegang kendali teknis kehilangan kesempatan untuk menguji kualitas skuad asuhannya.
Kegagalan ini memutus tren positif sepak bola Indonesia yang biasanya rutin berpartisipasi di multievent.
Pada perhelatan Asian Games 2022 di China, Indonesia sebenarnya mampu melaju hingga fase gugur.
Saat itu tim nasional berhasil mencapai babak 16 besar sebelum akhirnya terhenti di tangan lawan.
5. Persiapan Asian Games 2026 Nagoya
Asian Games 2026 sendiri dijadwalkan bakal berlangsung mulai pertengahan bulan September hingga Oktober mendatang.
Sebanyak 46 negara akan terlibat dalam perebutan medali di total 42 cabang olahraga berbeda.
Meskipun kontingen Indonesia tetap berangkat, sektor sepak bola dipastikan akan menjadi penonton saja kali ini.
PSSI selaku induk organisasi tertinggi sepak bola nasional sejauh ini masih belum memberikan pernyataan resmi.
Para penggemar masih menunggu penjelasan detail mengenai rencana tindak lanjut pasca kegagalan administratif ini.
Kehilangan panggung sebesar Asian Games tentu menjadi kerugian besar dalam hal jam terbang pemain muda.
Evaluasi total diperlukan agar sistem kualifikasi di masa depan tidak lagi menjadi batu sandungan utama.
Fokus pembinaan kini harus beralih pada turnamen-turnamen internasional lain yang masih tersedia dalam kalender.
Integrasi antara kompetisi domestik dan jadwal AFC menjadi kunci agar kegagalan serupa tidak terulang kembali.
Semoga transformasi sepak bola Indonesia tetap berjalan meski harus absen di ajang bergengsi Jepang nanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik
-
Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat
-
Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki