Bola / Bola Indonesia
Kamis, 12 Februari 2026 | 10:27 WIB
Sekjen PSSI Yunus Nusi saat hadir dalam konferensi pers di Gedung Danareksa, Jakarta, Senin (6/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • PSSI melalui Sekjen Yunus Nusi menyatakan kebingungan mengenai pencoretan Timnas dari Asian Games 2026.
  • Kabar ini muncul pertama dari media asing Straits Times merujuk keterangan Federasi Singapura 9 Februari 2026.
  • PSSI masih menunggu surat resmi dari Komite Olimpiade Indonesia (KOI) mengenai status keikutsertaan.

Suara.com - PSSI seperti kelabakan mendengar informasi Timnas Indonesia dicoret dari Asian Games 2026. Sekjen Yunus Nusi mengaku bingung belum mendapat informasi resminya.

Kabar Timnas Indonesia tidak bisa berlaga di Asian Games 2026 pertama kali muncul usai terbitnya artikel media asing Straits Times.

Media Singapura itu melaporkan dari keterangan pers Federasi Sepak Bola Singapura (FAS), Senin (9/2/2026). Disebutkan mereka yang berhak lolos langsung ke Asian Games 2026 adalah kontestan Piala Asia U-23 2026 Arab Saudi.

Seperti diketahui, Timnas Indonesia U-23 saat itu gagal berlaga di Piala Asia U-23 2026 setelah tersingkir di babak kualifikasi.

Yunus Nusi menjelaskan pihaknya belum mendengar informasi resmi terkait hal ini. PSSI masih menanti kabar terbaru dari Komite Olimpiade Indonesia alias NOC.

"Sampai saat ini belum ada surat resmi walaupun kita tahu bahwa itu statement langsung dari media resminya di sana," kata Yunus Nusi kepada awak media.

"Kita juga berharap saya sampaikan kepada Ketua Umum KOI besok supaya kita sudah punya kabar karena itu juga menyangkut persiapan kita," jelasnya.

Yunus mengaku jika kabar itu benar adanya, PSSI tak bisa berbuat apa-apa karena sudah diputuskan.

Namun, untuk saat ini PSSI masih menanti informasi valid dari NOC.  

Baca Juga: Isu Timnas Indonesia Dicoret dari Asian Games 2026, PSSI: Belum Ada Pemberitahuan Resmi

"Kalau pun juga diputuskan (Indonesia tidak bisa berpartisipasi) tentu kita tidak bisa protes lebih lanjut karena itu menjadi keputusan dari mereka," tegasnya.

"Saya minta besok secara resmi apakah itu tertuang di dalam sebuah keputusan yang harus wajib disampaikan kepada komite olimpiade seluruh negara," pungkasnya.

Load More