Bola / Bola Indonesia
Senin, 16 Februari 2026 | 17:57 WIB
Profil Jhonattan Limbu, pemain keturunan Nepal-Kediri yang berkarier di Liga Hong Kong. Punya paspor Indonesia, ia siap bela Timnas tanpa naturalisasi. [Dok. IG jhonattangillies]
Baca 10 detik
  • Jhonattan Limbu adalah pemain sepak bola profesional di Liga Hong Kong yang memiliki darah campuran ayah Nepal dan ibu asal Kediri, Jawa Timur.
  • Pemain kelahiran 2005 ini memegang paspor Indonesia sehingga eligible membela Timnas Indonesia kapan saja tanpa perlu menjalani proses naturalisasi.
  • Berposisi sebagai penyerang sayap, Jhonattan Limbu menjadi opsi potensial bagi pelatih John Herdman untuk menambah kedalaman skuad Garuda.

Suara.com - Nama Jhonattan Limbu mendadak mencuat ke permukaan sebagai salah satu talenta diaspora yang memiliki peluang besar memperkuat Timnas Indonesia di masa depan.

Pemain muda yang kini meniti karier di Liga Hong Kong tersebut memiliki latar belakang garis keturunan yang sangat unik yakni campuran Nepal dan Kediri.

Status kewarganegaraan Jhonattan Limbu yang memegang paspor Indonesia membuatnya bisa membela skuad Garuda kapan saja tanpa perlu melalui proses naturalisasi yang rumit.

Lahir di Hong Kong pada 25 September 2005, Jhonattan merupakan putra dari pasangan ayah berdarah Nepal dan ibu asli Indonesia.

Ayahnya diketahui merupakan seorang tentara Gurkha yang bertugas di Hong Kong, sementara sang ibu berasal dari Wates, Kediri, Jawa Timur.

Meski lahir dan tumbuh besar di luar negeri, pemain yang berposisi sebagai penyerang sayap ini ternyata cukup fasih berbahasa Indonesia dan memahami budaya Jawa.

Berdasarkan data laman statistik Transfermarkt, Jhonattan Limbu saat ini tercatat memperkuat klub
Lee Man U-22 yang berkompetisi di HKPL U-22 League.

Perjalanan karier sepak bolanya dimulai dari menimba ilmu di akademi klub HKFC sebelum pindah ke Club Colts pada 8 Mei 2022 silam.

Dia kemudian bermain semusim di sana sebelum pindah ke Sham Shui Po. Di klub itu, dia juga hanya bertahan semusim dan pindah ke RCFC, sebelum mulai 21 Januari 2025 bermain untuk Lee Man U-22.

Baca Juga: Pemain Keturunan Ini Gacor di Timnas Norwegia U-20, Masih Eligible Dinaturalisasi John Herdman

Posisi natural pemain berusia 20 tahun ini adalah sayap kanan, namun ia memiliki fleksibilitas taktik untuk dimainkan di sektor sayap kiri maupun gelandang serang.

Keunikan utama status Jhonattan terletak pada fakta bahwa ia tidak memerlukan perpindahan federasi atau pengambilan sumpah WNI karena sejak awal memegang paspor Indonesia.

Kondisi administratif yang sangat mudah ini tentu menjadi opsi menarik bagi pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, yang tengah gencar mencari talenta terbaik.

Jhonattan sendiri dalam beberapa kesempatan pernah mengungkapkan keinginannya untuk membela Merah Putih jika mendapatkan panggilan resmi dari PSSI.

Keterikatan emosionalnya dengan Tanah Air juga terlihat dari kebiasaannya pulang kampung ke Kediri untuk mengunjungi keluarga besarnya saat jeda kompetisi.

Potensi Jhonattan di lini serang bisa menjadi alternatif segar di tengah kebutuhan timnas akan pemain-pemain muda yang memiliki jam terbang kompetitif di liga asing.

Kini publik menanti apakah radar pemandu bakat PSSI akan mengarah kepada sosok pemain yang memiliki kombinasi fisik tangguh ala Gurkha dan kelincahan khas Indonesia ini.

Load More