- Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menyatakan fokus utama tim adalah menjuarai Liga Champions, bukan balas dendam kekalahan sebelumnya.
- Arbeloa mengakui Benfica, dilatih Jose Mourinho, akan menjadi lawan berat sehingga Madrid harus bermain sangat komplet dan sempurna.
- Madrid menuju laga di Lisbon dengan tren positif tiga kemenangan beruntun terakhir di kompetisi LaLiga Spanyol.
Suara.com - Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menegaskan timnya tidak datang ke markas Benfica dengan misi balas dendam.
Madrid kembali ke Estadio da Luz, hanya 16 hari setelah kalah dramatis 2-4 dari Benfica pada laga terakhir fase liga Champions.
Kekalahan itu membuat mereka tersingkir dari posisi delapan besar dan harus melawan fase knock out.
Arbeloa menegaskan target utama Madrid bukan membalas kekalahan, melainkan melangkah sejauh mungkin di kompetisi elite Eropa.
“Tujuan kami bukan membalas dendam pada Benfica. Tujuan kami adalah memenangkan Liga Champions, dan mengalahkan Benfica adalah langkah ke arah itu,” ujar Arbeloa dilansir dari Beinsports.
Ia menyadari duel di Lisbon tak akan mudah. Benfica dilatih oleh sosok berpengalaman, Jose Mourinho, yang dinilainya sebagai pemimpin luar biasa.
“Benfica akan tampil sangat baik. Mereka punya pelatih luar biasa yang tahu persis bagaimana timnya harus bermain,” katanya.
Menurut Arbeloa, Madrid harus tampil sempurna di semua lini. Tidak cukup hanya tajam di depan atau solid di belakang.
“Untuk menang, kami harus bermain sangat baik. Kami harus bertahan dengan baik, menyerang dengan baik, fokus pada bola mati, dan bermain komplet selama 90 menit,” tegasnya.
Baca Juga: Jelang Galatasaray vs Juventus, Luciano Spalletti Ultimatum Pemain Bianconeri
Pada pertemuan sebelumnya, Benfica tampil agresif dengan 14 tembakan hanya di babak pertama. Bahkan, gol penentu kemenangan dicetak kiper Anatoliy Trubin pada menit ke-98.
Meski kalah di Lisbon sebelumnya, Madrid datang dengan tren positif. Mereka memenangi tiga laga terakhir LaLiga, termasuk kemenangan 4-1 atas Real Sociedad.
Sejak Arbeloa menangani tim, Madrid hanya kalah dua kali dari delapan pertandingan di semua kompetisi.
“Saya melihat sikap yang sangat positif dari para pemain sejak hari pertama. Hasil bagus datang karena kerja keras mereka,” ujar Arbeloa.
Ia menambahkan bahwa para pemain mempersiapkan setiap laga seperti final.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Jelang Galatasaray vs Juventus, Luciano Spalletti Ultimatum Pemain Bianconeri
-
PSG Siap Balas Dendam Lawan Monaco di Liga Champions 2026
-
Mourinho Lancarkan Perang Urat Saraf ke Real Madrid: Raja yang Terluka
-
Tolak Balik ke Bernabeu, Jose Mourinho: Fokus Saya Tendang Real Madrid dari Liga Champions
-
Prediksi Liga Champions AS Monaco vs PSG: Derby Prancis, Les Parisiens Usung Misi Balas Luka
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Bersinar di Persija, Fajar Fathurrahman Juga Sandang Gelar Sarjana dan Raih Penghargaan Kampus
-
Sandy Walsh Bersiap Jalani Latihan Perdana Bersama Persib Bandung, Igor Tolic Pastikan Skuad Kumpul
-
Tak Sepakat Piala AFF Disebut Ecek-ecek, PSSI: Kita Belum Juara
-
Jual Jersey untuk Berobat Anak, Kiper Paraguay Ingin Kalahkan Prancis Demi Pulangkan Baju Miliknya
-
Rayhan Hannan Tak Takut Gempuran Pemain Keturunan, Siap Rebut Kepercayaan Shin Tae-yong di Persija
-
Pelatih Kroasia Semprot VAR Usai Disingkirkan Portugal di Piala Dunia 2026
-
Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman