Bola / Liga Spanyol
Selasa, 17 Februari 2026 | 19:15 WIB
Selebrasi kiper Benfica, Anatoliy Trubin setelah mencetak gol keempat saat melawan Real Madrid di matchday terakhir fase liga Liga Champions 2025/26 di Estadio da Luz pada Kamis (29/1/2026). UEFA.com
Baca 10 detik
  • Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menyatakan fokus utama tim adalah menjuarai Liga Champions, bukan balas dendam kekalahan sebelumnya.
  • Arbeloa mengakui Benfica, dilatih Jose Mourinho, akan menjadi lawan berat sehingga Madrid harus bermain sangat komplet dan sempurna.
  • Madrid menuju laga di Lisbon dengan tren positif tiga kemenangan beruntun terakhir di kompetisi LaLiga Spanyol.

Suara.com - Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menegaskan timnya tidak datang ke markas Benfica dengan misi balas dendam.

Madrid kembali ke Estadio da Luz, hanya 16 hari setelah kalah dramatis 2-4 dari Benfica pada laga terakhir fase liga Champions.

Kekalahan itu membuat mereka tersingkir dari posisi delapan besar dan harus melawan fase knock out.

Arbeloa menegaskan target utama Madrid bukan membalas kekalahan, melainkan melangkah sejauh mungkin di kompetisi elite Eropa.

“Tujuan kami bukan membalas dendam pada Benfica. Tujuan kami adalah memenangkan Liga Champions, dan mengalahkan Benfica adalah langkah ke arah itu,” ujar Arbeloa dilansir dari Beinsports.

Ia menyadari duel di Lisbon tak akan mudah. Benfica dilatih oleh sosok berpengalaman, Jose Mourinho, yang dinilainya sebagai pemimpin luar biasa.

Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa [Instagram]

“Benfica akan tampil sangat baik. Mereka punya pelatih luar biasa yang tahu persis bagaimana timnya harus bermain,” katanya.

Menurut Arbeloa, Madrid harus tampil sempurna di semua lini. Tidak cukup hanya tajam di depan atau solid di belakang.

“Untuk menang, kami harus bermain sangat baik. Kami harus bertahan dengan baik, menyerang dengan baik, fokus pada bola mati, dan bermain komplet selama 90 menit,” tegasnya.

Baca Juga: Jelang Galatasaray vs Juventus, Luciano Spalletti Ultimatum Pemain Bianconeri

Pada pertemuan sebelumnya, Benfica tampil agresif dengan 14 tembakan hanya di babak pertama. Bahkan, gol penentu kemenangan dicetak kiper Anatoliy Trubin pada menit ke-98.

Meski kalah di Lisbon sebelumnya, Madrid datang dengan tren positif. Mereka memenangi tiga laga terakhir LaLiga, termasuk kemenangan 4-1 atas Real Sociedad.

Sejak Arbeloa menangani tim, Madrid hanya kalah dua kali dari delapan pertandingan di semua kompetisi.

“Saya melihat sikap yang sangat positif dari para pemain sejak hari pertama. Hasil bagus datang karena kerja keras mereka,” ujar Arbeloa.

Ia menambahkan bahwa para pemain mempersiapkan setiap laga seperti final.

Kontributor: Adam Ali

Load More