- Calvin Verdonk mengkritik efektivitas lini depan Lille OSC meski timnya menang 1-0 atas Angers.
- Lille OSC meraih kemenangan tipis berkat gol penalti tunggal Olivier Giroud pada Minggu (22/2/2026).
- Verdonk menekankan perlunya penyelesaian akhir lebih klinis untuk mengamankan kemenangan secara meyakinkan.
Suara.com - Meskipun turut andil dalam kemenangan krusial yang diraih timnya, bek kiri Timnas Indonesia, Calvin Verdonk justru melontarkan kritik konstruktif.
Ia secara terbuka menyoroti masalah efektivitas di lini depan yang menurutnya masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Lille OSC.
Lille sukses mengamankan tiga poin penting saat menaklukkan Angers dengan skor tipis 1-0, Minggu (22/2/2026).
Gol semata wayang Olivier Giroud melalui titik penalti di penghujung babak pertama menjadi penentu kemenangan Les Dogues.
Namun, di balik kemenangan perdana di Ligue 1 tahun ini, Verdonk merasa performa timnya belum sepenuhnya memuaskan.
Ia menilai Lille seharusnya bisa mengunci kemenangan dengan skor yang lebih meyakinkan jika mampu memaksimalkan sejumlah peluang yang tercipta.
“Ya, ini babak pertama yang bagus. Kami memiliki banyak peluang untuk mencetak gol, tetapi kami harus mencetak lebih banyak gol,” ujar Calvin Verdonk dilansir dari laman Le Petit Lillois.
Bek berusia 28 tahun itu menegaskan bahwa menciptakan banyak peluang saja tidak cukup.
Menurutnya, penyelesaian akhir yang klinis adalah kunci untuk bisa bermain lebih aman dan mengontrol pertandingan dengan lebih baik.
Baca Juga: Gelandang Masa Depan Timnas Indonesia U-17 Kini Bareng Dean James dan Calvin Verdonk, Auto Berguru?
“Apa yang harus kami tingkatkan? Kami hanya perlu lebih efektif, karena peluang sudah kami miliki. Kami harus memastikan keunggulan lebih aman dan setelah itu semuanya akan berjalan baik," kata Calvin Verdonk.
Dalam laga ini, Verdonk sendiri dipercaya tampil sebagai starter dan bermain selama 84 menit.
Penampilannya terbilang solid dengan catatan 79 sentuhan, akurasi umpan 84 persen, serta dua intersep dan satu sapuan penting.
Kemenangan ini untuk sementara membawa Lille merangsek ke posisi kelima klasemen dengan koleksi 37 poin.
Berita Terkait
-
Dua Bek Kiri Timnas Indonesia Kirim Sinyal Positif untuk John Herdman
-
Resmi! 3 Pemain Keturunan Indonesia dalam Satu Naungan, Salah Satunya Wonderkid Garuda
-
Bertabur Bintang Eropa, Ini 5 Pemain Naturalisasi Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Kans Pemain Keturunan Indonesia Ini Bisa Tampil di Leg Kedua Knock Out Liga Champions
-
Calvin Verdonk Cadangan, Lille Dipermalukan Crvena Zvezda di Kandang
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?