- Tiga pemain Timnas Indonesia, yaitu Calvin Verdonk, Dean James, dan Noha Pohan, kini di bawah naungan agensi Muy Manero.
- Calvin Verdonk, bek kiri LOSC Lille, adalah yang pertama bergabung sebelum Dean James dan Noha Simangunsong.
- Langkah ini diharapkan strategis mendukung karier ketiga pemain Indonesia tersebut dalam kiprah sepak bola Eropa.
Suara.com - Kabar menarik datang dari sepak bola nasional setelah tiga pemain berlabel Timnas Indonesia resmi berada dalam satu naungan agensi yang sama.
Ketiga pemain tersebut adalah Calvin Verdonk, Dean James, dan Noha Pohan Simangunsong.
Mereka kini berada di bawah bendera agensi Muy Manero yang berbasis di Amsterdam, Belanda.
Langkah ini dinilai strategis untuk mendukung karier ketiganya di level Eropa.
Calvin Verdonk menjadi pemain pertama yang lebih dulu bergabung dengan Muy Manero.
Saat ini, bek kiri berusia 28 tahun itu bermain di klub Ligue 1 Prancis, LOSC Lille.
Verdonk resmi memperkuat Lille sejak September 2025 setelah pindah dari NEC Nijmegen.
Kontraknya bersama Lille masih berlaku hingga 30 Juni 2028.
Sejauh ini, ia telah mencatat 20 penampilan di semua kompetisi dengan total 1181 menit bermain.
Baca Juga: Rapor Debut Maarten Paes: 7 Penyelamatan, 2 Kali Kebobolan, Ajax Gagal Menang
Performa stabilnya membuat Verdonk menjadi salah satu andalan di lini belakang.
Setelah Verdonk, giliran Dean James yang resmi menyusul bergabung dengan Muy Manero.
Bek kiri Go Ahead Eagles itu diumumkan menjadi bagian agensi tersebut pada 14 Februari 2026.
James masih terikat kontrak hingga 30 Juni 2028 dan berstatus pemain inti di klubnya.
Pergerakannya di bursa transfer musim panas mendatang pun menarik untuk dinantikan.
Nama terakhir yang bergabung adalah Noha Pohan Simangunsong, wonderkid Indonesia berusia 15 tahun.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik