Bola / Bola Indonesia
Selasa, 24 Februari 2026 | 06:47 WIB
John Herdman (PSSI)
Baca 10 detik
  • John Herdman memantau laga Dewa United vs Borneo FC untuk seleksi FIFA Series 2026.

  • Pemain kunci seperti Kambuaya dan Ivar Jenner masuk radar pemantauan langsung pelatih Inggris.

  • Indonesia bersiap menghadapi tantangan Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan Saint Kitts dan Nevis mendatang.

Suara.com - Juru taktik Timnas Indonesia, John Herdman, terus bergerak aktif dalam memantau talenta terbaik di kompetisi BRI Super League 2025/2026.

Langkah strategis ini dilakukan pelatih berkebangsaan Inggris tersebut sebagai persiapan matang menyambut ajang FIFA Series 2026 mendatang.

Pada Minggu (22/2/2026) malam WIB, Herdman tampak hadir secara langsung di tribune VVIP Stadion Indomilk Arena, Tangerang.

Kehadiran sosok mantan pelatih Kanada ini menjadi pusat perhatian saat ia menyaksikan bentrokan antara Dewa United melawan Borneo FC Samarinda.

Laga pekan ke-22 tersebut menjadi saksi bisu betapa seriusnya Herdman dalam mengamati setiap pergerakan pemain di lapangan hijau.

Berdasarkan dokumentasi visual, Herdman terlihat duduk berdampingan dengan para petinggi dari kedua klub yang sedang bertanding.

Ia tampak berbincang di antara Presiden Borneo FC, Nabil Husien, dan Presiden Dewa United, Ardian Satya Negara.

Kedekatan ini menunjukkan sinyal positif mengenai komunikasi antara manajemen klub domestik dengan tim kepelatihan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Herdman tidak datang sendirian untuk melakukan penilaian teknis terhadap para pemain.

Baca Juga: Persija Jakarta Incar Puncak, Faktor Mental Pemain Jadi Kunci Harus Kuat dan Bangkit Lagi

Ia ditemani oleh Dzikry Lazuardi, asisten pelatih sekaligus mantan kepala analis Persija Jakarta yang kini membantu di Timnas.

Di tengah pengamatan ketat sang pelatih, Dewa United berhasil menunjukkan performa luar biasa dengan mengamankan poin penuh.

Tim tuan rumah sukses menumbangkan tim tamu, Borneo FC, dengan skor tipis 2-1 dalam laga penuh drama.

Alex Martins menjadi bintang lapangan dengan mencetak dua gol cepat pada menit ke-21 dan ke-26 pertandingan.

Sementara itu, Borneo FC hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol tunggal yang dilesakkan oleh Komang Teguh.

Gol balasan dari bek muda tersebut tercipta pada menit ke-33 namun tidak cukup untuk menghindarkan timnya dari kekalahan.

Pertandingan berkualitas ini diyakini menjadi wadah bagi Herdman untuk melihat kemampuan individu beberapa nama kunci.

Pemain berpengalaman seperti Ricky Kambuaya dan gelandang muda Ivar Jenner dari Dewa United kabarnya masuk dalam daftar pantauan.

Selain itu, performa kiper Nadeo Argawinata di bawah mistar gawang Borneo FC juga tak luput dari analisis tajam sang pelatih.

Safari stadion ini merupakan bagian dari komitmen besar Herdman untuk memperkuat fondasi tim nasional di berbagai lini.

Ia ingin memastikan bahwa setiap pemain yang dipanggil nantinya benar-benar memiliki performa yang konsisten di liga domestik.

Selain fokus di dalam negeri, pelatih berusia 50 tahun itu juga diketahui memantau perkembangan pemain di luar negeri.

Sejumlah pemain diaspora seperti Kevin Diks dan Dean James tetap berada dalam pengawasan tim pelatih secara berkala.

Indonesia sendiri memiliki tanggung jawab besar karena akan bertindak sebagai tuan rumah dalam ajang FIFA Series 2026 nanti.

Tiga negara dari benua berbeda, yakni Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan Saint Kitts dan Nevis, akan menjadi lawan tanding.

Uji coba internasional pada bulan Maret mendatang ini menjadi panggung pembuktian bagi skuad pilihan John Herdman.

Mengingat jadwal yang semakin mepet, aktivitas Herdman di berbagai stadion liga bukanlah sebuah kunjungan seremonial belaka.

Tindakan ini mengirimkan pesan kuat kepada seluruh pemain bahwa pintu tim nasional terbuka bagi mereka yang bekerja keras.

Persaingan untuk memperebutkan posisi di skuad final Garuda dipastikan akan berlangsung sangat sengit hingga menit terakhir.

Setiap detail kecil dalam permainan individu akan menjadi bahan evaluasi yang menentukan bagi karier internasional para pemain.

Herdman ingin memastikan bahwa Indonesia tampil dengan kekuatan penuh dan kualitas permainan yang menghibur para pendukung fanatik.

Melalui safari ini, Herdman juga berusaha membangun standar baru bagi kualitas pemain yang layak mengenakan seragam timnas.

Ia sangat teliti dalam melihat aspek fisik, teknik, hingga mentalitas pemain saat menghadapi tekanan di pertandingan besar.

Dukungan dari asisten analis yang berpengalaman membantu Herdman mendapatkan data yang lebih akurat dan objektif selama pemantauan.

Publik sepak bola tanah air tentu menaruh harapan besar pada proses seleksi transparan yang sedang dijalankan saat ini.

Hasil dari pantauan langsung di Indomilk Arena diharapkan memberikan opsi pemain yang lebih segar bagi formasi Timnas Indonesia.

Menghadapi tim dari Eropa dan Oseania membutuhkan karakter pemain yang tangguh serta pemahaman taktik yang sangat mendalam.

Bulgaria yang memiliki gaya main fisik tentu akan menjadi ujian berat bagi barisan pertahanan skuad asuhan John Herdman.

Sementara itu, kecepatan pemain dari Kepulauan Solomon dan Saint Kitts dan Nevis akan menuntut kewaspadaan tinggi di lini tengah.

Persiapan fisik dan mental menjadi fokus utama sebelum para pemain berkumpul dalam pemusatan latihan resmi bulan depan.

Herdman optimis bahwa kombinasi pemain liga lokal dan diaspora akan menciptakan harmoni permainan yang solid bagi Indonesia.

Kunjungan Herdman ke Tangerang ini sekaligus menutup rangkaian pantauan pekan ini dengan catatan data pemain yang melimpah.

Semangat yang ditunjukkan sang pelatih diharapkan mampu menular kepada para pemain untuk terus meningkatkan level permainan mereka.

Dengan visi yang jelas, Timnas Indonesia bersiap untuk memberikan kejutan besar pada panggung internasional di tahun 2026.

Masyarakat kini menantikan daftar resmi pemain yang akan dipanggil untuk menghadapi tantangan di ajang FIFA Series tersebut.

Agenda ini menjadi langkah awal yang krusial bagi perjalanan panjang sepak bola Indonesia di bawah kepemimpinan John Herdman.

Load More