- Timnas futsal putri Indonesia kalah 0-3 dari tuan rumah Thailand di laga perdana ASEAN Futsal Putri 2026.
- Pelatih Luis Estrela meminta tim mengevaluasi transisi bertahan yang kurang solid jelang laga penentuan melawan Malaysia.
- Kekalahan ini dipengaruhi fisik pemain yang belum optimal karena jadwal persiapan yang terlalu mepet.
Suara.com - Pelatih timnas futsal putri Indonesia, Luis Estrela, meminta anak asuhnya menjadikan kekalahan dari Thailand sebagai bahan evaluasi penting jelang laga penentuan melawan Malaysia pada Rabu (25/2) malam.
Pada pertandingan perdana Grup A Kejuaraan ASEAN Futsal Putri 2026, Indonesia harus mengakui keunggulan tuan rumah Thailand dengan skor 0-3 di Terminal 21 Korat, Nakhon Ratchasima, Selasa.
Estrela menilai lawannya memang tampil lebih efektif sepanjang laga. “Saya pikir Thailand memang pantas meraih kemenangan,” ujar Estrela selepas pertandingan.
Ia menegaskan timnya perlu segera berbenah, khususnya dalam aspek transisi bertahan yang dinilai kurang solid.
“Kami harus mengevaluasi apa yang sudah berjalan baik dan belajar dari kesalahan, terutama saat transisi bertahan yang belum maksimal. Besok kami menghadapi pertandingan kedua melawan tim yang secara fisik lebih segar, yaitu Malaysia,” tambahnya.
Evaluasi dari Kekalahan
Tiga gol Thailand dicetak oleh Panwasa Kingthong pada menit ke-12, Jenjira Bubpha menit ke-20, dan Darika Peanpailun menit ke-23. Hasil ini sekaligus menjadi balasan atas kekalahan Thailand dari Indonesia pada semifinal SEA Games 2025, ketika Garuda Pertiwi menang lewat adu penalti.
Estrela menguraikan jalannya laga yang menurutnya cukup berat bagi timnya.
“Di babak pertama Thailand lebih efisien. Mereka menciptakan banyak peluang dengan skema taktik yang bagus di ruang terbuka, sedangkan kami gagal memaksimalkan kesempatan. Saat turun minum saya meminta pemain tetap tenang. Namun di babak kedua kami kembali kebobolan cepat, dan tekanan pertahanan tidak berjalan sesuai rencana,” jelasnya.
Baca Juga: FFI Umumkan 25 Pemain Sementara Timnas Futsal untuk Piala AFF Futsal 2026
Selain faktor teknis, pelatih asal Portugal itu juga menyoroti kondisi fisik para pemain, termasuk Novita Murni dan rekan-rekannya, yang dinilai belum berada di level terbaik.
“Kami mungkin harus membayar kekurangan dalam persiapan karena tiba terlalu dekat dengan jadwal kompetisi. Secara fisik saya merasa tim tidak sekuat biasanya,” ungkap Estrela.
Fokus Perbaikan Jelang Laga Kontra Malaysia
Menjelang duel krusial melawan Malaysia, Estrela menekankan pentingnya peningkatan disiplin bertahan.
“Saya sebenarnya cukup puas dengan semangat dan penampilan mereka. Tetapi kami harus lebih klinis saat bertahan dan lebih disiplin mengikuti pergerakan lawan,” tegasnya.
Sementara itu, kemenangan atas Indonesia membuat Thailand yang dilatih Thanatorn Santanaprasit memuncaki klasemen sementara Grup A dengan tiga poin dan selangkah lebih dekat menuju semifinal.
Bagi Indonesia, laga kontra Malaysia menjadi penentuan untuk menjaga peluang melaju ke babak empat besar.
(Antara)
Berita Terkait
-
FFI Umumkan 25 Pemain Sementara Timnas Futsal untuk Piala AFF Futsal 2026
-
Jadwal MotoGP Thailand 2026: Siapa yang akan Bersinar di Seri Pembuka?
-
Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Putri Indonesia Tumbang 0-3 dari Thailand di Laga Perdana
-
Satu Grup dengan Malaysia, Timnas Futsal Putri Indonesia Siap Tempur di Piala AFF Futsal Wanita 2026
-
Langkah Buriram dan Bangkok United di LCA, Mampukah Sandy Walsh dan Arhan Beri Kejutan Besar?
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Raja Menit Bermain: 3 Penggawa Timnas Indonesia dengan Jam Terbang Tertinggi di Eropa
-
Weverton: Timnas Brasil Jangan Sombong dan Turunkan Ego Kalau Mau Juara Piala Dunia 2026
-
Ole Romeny Bikin Heboh! Main Hadroh Bareng Santri Jelang TC Timnas Indonesia
-
Kata-kata Dean Henderson Usai Crystal Palace Catat Sejarah Juara Conference League
-
Karier Aboard Pratama Arhan Ini Berakhir Jika Benar Berlabuh ke Garudayaksa FC
-
Debut Manis Kiper Muda Persija Jakarta! Hafizh Rizkianur Ucap Syukur
-
Latihan Perdana Timnas Indonesia Dimulai, Marselino hingga Saddil Langsung Digeber John Herdman
-
Mees Hilgers Terpaksa Bertahan di FC Twente Akibat Kesalahan Agennya
-
Persib Bandung Terancam Ditinggal Pilar Utama, Federico Barba Dapat Tawaran dari Liga Yunani
-
Crystal Palace Juara Conference League, Kisah Sukses Oliver Glasner Membawa Sejarah ke Selhurst Park