Bola / Bola Indonesia
Rabu, 25 Februari 2026 | 19:53 WIB
Stadion Batakan Balikpapan menjadi salah satu kandidat venue Piala AFF U-20 di 2023. [Suara.com/Arif Fadillah]
Baca 10 detik
  • Pemprov Kaltim telah mempersiapkan tiga stadion berstandar internasional untuk Piala AFF U-17 2026 yang dijadwalkan April mendatang.
  • PSSI meminta Kaltim menjadi tuan rumah, dan persiapan teknis melibatkan koordinasi lintas sektor di Samarinda dan Balikpapan.
  • Penyelenggaraan turnamen ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor UMKM dan pariwisata lokal.

Suara.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mulai mempersiapkan diri sebagai calon tuan rumah Piala AFF U-17 2026 yang direncanakan berlangsung pada April mendatang. Tiga stadion berstandar internasional telah disiapkan untuk mendukung pelaksanaan turnamen tersebut.

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, menyatakan bahwa pihaknya telah merespons permintaan dari PSSI terkait kesiapan menjadi tuan rumah.

“PSSI meminta kami menjadi tuan rumah dan kami telah menyiapkan Stadion Segiri, Palaran, serta Batakan yang sebelumnya sudah ditinjau kelayakannya,” ujar Rasman di Samarinda, Rabu.

Tiga stadion yang dimaksud adalah Stadion Segiri, Stadion Palaran, dan Stadion Batakan. Ketiganya dinilai memenuhi standar yang ditetapkan oleh FIFA serta AFC.

Komitmen Infrastruktur dan Koordinasi Teknis

Rasman menegaskan bahwa langkah ini menunjukkan keseriusan Kaltim dalam mendukung kemajuan sepak bola nasional. Meski demikian, pembahasan teknis terkait penggunaan stadion dan lapangan latihan pendukung masih dalam tahap finalisasi antara Pemprov Kaltim dan PSSI.

Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI setempat untuk memastikan kesiapan tim Kaltim serta detail regulasi turnamen.

Persiapan penyelenggaraan juga melibatkan pemerintah kota Samarinda dan Balikpapan. Sejumlah instansi seperti Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, hingga aparat kepolisian akan dilibatkan guna menjamin kelancaran transportasi dan keamanan peserta dari berbagai negara.

“Keterlibatan lintas sektor sangat penting untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, terutama karena akan ada peserta mancanegara,” jelas Rasman.

Baca Juga: Masjid Negara IKN Siap Gelar Tarawih Perdana

Dampak Ekonomi dan Antusiasme Publik

Turnamen ini diperkirakan menghadirkan delegasi dari sejumlah negara Asia Tenggara, bahkan termasuk Australia. Kehadiran tim-tim muda dari kawasan regional diyakini akan menarik perhatian pecinta sepak bola di Indonesia.

Pemprov Kaltim optimistis ajang ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga momentum untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pariwisata, serta industri pendukung lainnya diharapkan turut merasakan dampak positif.

“Turnamen internasional ini kami harapkan menjadi langkah strategis untuk menggerakkan sektor UMKM dan pariwisata daerah,” kata Rasman.

Indonesia sendiri telah dipastikan menjadi tuan rumah Piala AFF U-17 2026, meski PSSI belum mengumumkan lokasi final pertandingan secara resmi.

Tim Garuda U17 memiliki catatan membanggakan dengan dua gelar juara pada edisi 2018 dan 2022, sehingga publik menaruh harapan besar pada penyelenggaraan kali ini.

(Antara)

Load More