-
PSM Makassar kalah 0-1 dari Persebaya akibat lemahnya penyelesaian akhir meski mendominasi statistik serangan.
-
Pelatih Tomas Trucha menyoroti 40 sentuhan di kotak penalti yang gagal menjadi gol kemenangan.
-
Pemain berjanji tampil lebih energik sejak babak pertama pada laga Liga 1 berikutnya nanti.
Selain itu, total 12 tembakan telah dilepaskan namun tidak satupun yang berhasil menggetarkan jala gawang musuh.
Pelatih menilai ada kesalahan dalam pengambilan keputusan akhir yang dilakukan oleh para pemain saat mendapatkan momentum.
Banyak peluang bersih yang terbuang percuma hanya karena kurangnya ketenangan di depan gawang Persebaya Surabaya semalam.
Fokus perbaikan kini dialihkan sepenuhnya pada bagaimana mempertajam insting gol para penyerang mereka di laga selanjutnya.
“Masalah kami bukan di pertahanan karena kami tidak kebobolan banyak gol. Tantangan terbesar adalah menciptakan peluang bersih dan menyelesaikannya menjadi gol,” ujarnya.
Secara organisasi permainan, lini belakang tim ini sebenarnya sudah menjalankan instruksi dengan cukup sangat baik.
Rendahnya jumlah gol yang bersarang di gawang mereka membuktikan bahwa koordinasi bek berjalan sesuai dengan rencana.
Masalah utama tetap berakar pada transisi positif yang gagal diselesaikan dengan penyelesaian akhir yang mematikan.
Keseimbangan antara bertahan dan menyerang kini menjadi pekerjaan rumah yang sangat berat bagi jajaran manajemen.
Baca Juga: Hajar Persebaya, Mario Lemos Puji Performa Luar Biasa Persijap Jepara
Manajemen klub dilaporkan telah bergerak cepat dengan mendatangkan tenaga baru untuk memperkuat kedalaman skuat yang ada.
Kehadiran pemain tambahan ini diharapkan mampu memberikan warna baru dan variasi serangan yang lebih kreatif lagi.
Kini pelatih memiliki fleksibilitas lebih dalam menentukan pilihan pemain jika ada pilar utama yang terpaksa harus absen.
Harapan besar diletakkan pada pundak para pemain baru agar bisa segera beradaptasi dengan atmosfer kompetisi yang ketat.
Sinergi antara manajemen dan tim teknis diharapkan segera membuahkan hasil positif dalam bentuk poin di klasemen.
“Manajemen sudah melakukan segalanya untuk membantu kami, dan sekarang tugas kami adalah mulai meraih poin,” tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Isu Pindah Tuan Rumah Menguat, AFC Tegaskan Piala Asia 2027 Tetap di Arab Saudi
-
Cetak 2 Gol Injury Time untuk VVV Venlo, Dean Zandbergen Kirim Sinyal Bela Timnas Indonesia
-
Jan Olde Riekerink Pasang Target Akhiri Musim di Enam Besar
-
Dorong Sepakbola Putri, IndonesiaPrancis Gelar Coaching Clinic dan Workshop
-
Marc Klok Ingin Tuah GBLA Berlanjut Saat Persib Bandung Hadapi Bali United
-
Ricky Fajrin Akui Persib Bandung Tim Bagus dan Salah Satu Favorit Juara
-
Layvin Kurzawa Apresiasi Kegiatan Women Empowerment In Football Collaboration Coaching Clinic
-
Siapa Emral Abus? Pelatih Timor Leste U-17 Asal Sumbar yang Jadi Lawan Timnas Indonesia U-17
-
Tegaskan Komitmen Sebagai WNI, Tim Geypens Bantah Keras Isu Ingin Jadi Warga Belanda Lagi
-
Eksel Runtukahu Jadi Opsi John Herdman di Piala AFF, Golnya Ungguli Striker Timnas Indonesia