-
Persija Jakarta kehilangan empat pemain penting menjelang laga melawan Dewa United FC.
-
Mauricio Souza merasa sangat merugi karena hasil imbang dan banyaknya pemain cedera.
-
Mauro Zijlstra, Alaaeddine Ajaraie, Paulo Ricardo cedera sementara Allano Lima terkena sanksi.
Masalah komposisi pemain asing juga merembet pada pemain kreatif mereka asal Maroko yaitu Alaaeddine Ajaraie.
Ajaraie tampak tidak dalam kondisi bugar sepenuhnya setelah melewati duel fisik yang sangat melelahkan melawan Pesut Etam.
Pihak klub masih menunggu hasil pemeriksaan medis secara mendalam untuk mengetahui tingkat keparahan masalah fisiknya tersebut.
"Alaaeddine Ajaraie juga kami harus lihat itu cedera dia apa,” kata Mauricio Souza.
Sektor pertahanan juga tak luput dari badai cedera yang menghambat rotasi pemain di lini belakang Persija.
Nama Paulo Ricardo yang menjadi tembok kokoh di barisan belakang juga belum menunjukkan tanda-tanda pulih total.
Bek tengah asing ini sudah absen cukup lama dan masa penyembuhannya ternyata memakan waktu lebih dari perkiraan.
Kehilangan sosok pemimpin di lini pertahanan tentu menjadi celah yang bisa dimanfaatkan oleh lawan di laga berikutnya.
"Paulo Ricardo, pemain stoper ami, belum tahu dia bisa main atau tidak di pertandingan berikutnya," ucap Mauricio Souza.
Baca Juga: Persija Buka Suara Dituding Berbuat Macam-macam, Panpel Bantah Diskriminasi ke Borneo FC
Kondisi fisik pemain yang menurun menjadi tantangan berat bagi Macan Kemayoran di tengah jadwal kompetisi yang padat.
Penderitaan Persija Jakarta semakin lengkap dengan kepastian absennya gelandang lincah mereka yakni Allano Lima.
Pemain yang kerap menjadi penggerak alur serangan ini dilarang tampil akibat sanksi akumulasi kartu kuning yang diterimanya.
Absennya Allano diprediksi akan membuat kreativitas permainan dari lini tengah Persija sedikit berkurang saat menyerang nantinya.
Meski merasa kehilangan, Mauricio Souza berusaha tetap objektif dalam menilai keputusan pengadil lapangan pada pertandingan tersebut.
"Dan Allano Lima yang dapat akumulasi kartu kuning. Saya sekarang merasa wasit itu fair untuk kasih kartu dia di momen ini,” pungkasnya.
Skuad Macan Kemayoran kini hanya memiliki waktu singkat untuk memulihkan kondisi sebelum bertandang pada 15 Maret mendatang.
Pertemuan kontra Dewa United FC akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kedalaman bangku cadangan tim kebanggaan Jakmania ini.
Strategi darurat harus segera disiapkan jika keempat pemain pilar tersebut benar-benar tidak bisa diturunkan di lapangan.
Kemenangan menjadi harga mati bagi Persija jika masih ingin menjaga asa menjadi kampiun Liga Indonesia musim ini.
Manajemen dan tim medis kini berpacu dengan waktu untuk memastikan para pemain bisa segera kembali merumput.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan