- Paul Scholes menyindir Michael Carrick usai Manchester United kalah 1-2 dari Newcastle United karena performa buruk tim.
- Michael Carrick mengakui timnya bermain di bawah standar dan tidak menjadikan kartu merah lawan sebagai alasan kekalahan.
- Scholes merekomendasikan Carlo Ancelotti sebagai kandidat ideal untuk posisi pelatih permanen Manchester United.
Suara.com - Legenda Manchester United, Paul Scholes, melontarkan sindiran tajam kepada mantan rekan setimnya, Michael Carrick, setelah kekalahan 1-2 dari Newcastle United.
Paul Scholes menyinggung buruknya performa United dalam beberapa pertandingan terakhir. Ia bahkan terkesan merayakan kemenangan Newcastle dengan komentar sarkastik.
“Michael jelas punya sesuatu yang spesial, karena United benar-benar bermain buruk dalam empat pertandingan terakhir. Selamat malam! Tonali,” tulis Scholes dengan emoji hati di unggahan akun Instagram miliknya.
Dalam pertandingan dinihari tadi, Newcastle mengamankan kemenangan lewat penalti Anthony Gordon dan gol spektakuler pemain pengganti Will Osula.
Sementara Manchester United sempat menyamakan skor melalui sundulan Casemiro pada masa injury time babak pertama.
Kekalahan tersebut terasa pahit karena Newcastle harus bermain dengan 10 orang setelah Jacob Ramsey menerima kartu merah menjelang turun minum.
Namun Manchester United gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.
Michael Carrick mengakui timnya tampil di bawah standar. Ia menegaskan tidak ada alasan untuk menutupi kekecewaan atas performa tim.
“Kami tidak senang dengan penampilan malam ini. Pertandingan sebenarnya ada dalam kendali kami, tapi kami tidak bisa memaksimalkannya,” kata Carrick dilansir dari Mirror.
Baca Juga: Buntut Kekalahan Memalukan Liverpool, Arne Slot Didesak Tendang Cody Gakpo
Ia juga menolak menjadikan kartu merah lawan sebagai alasan. Menurutnya, kualitas permainan United memang tidak cukup baik.
“Ini bukan soal mereka bermain dengan 10 orang. Kami memang tidak cukup bagus malam ini. Tidak ada alasan untuk itu,” ujarnya.
Carrick mengambil alih kursi pelatih sementara United setelah klub memecat Ruben Amorim pada Januari lalu.
Di bawah arahannya, United sempat meraih kemenangan besar atas Arsenal dan Manchester City.
Meski demikian, kritik terus berdatangan dari para legenda klub. Roy Keane bahkan sebelumnya menyebut Michael Carrick kurang memiliki pengetahuan sepak bola untuk memimpin United dalam jangka panjang.
Scholes juga mengungkapkan kandidat ideal versinya untuk kursi pelatih permanen.
Dalam podcast The Good, The Bad and The Football, ia menyebut nama Carlo Ancelotti.
“Pilihan yang sempurna ada di luar sana, Ancelotti. Saya tahu dia sekarang melatih Brasil,” kata Scholes.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Bukan Berhenti Total, Ini Tugas Baru Nanik S. Deyang dari Prabowo Usai Mundur dari Kepala BGN
-
3 Zodiak yang Menarik Kesuksesan dan Kekayaan Hari Ini 22 Juli 2026
-
5 Tips Memilih Sepeda Hybrid untuk Pemula agar Nyaman dan Awet Dipakai Bertahun-tahun
-
Shio Apa yang Cocok untuk Pasangan dengan Shio Naga?
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Literasi Kelas Menengah: Saat Hobi Membaca Menjadi Sebuah Privilege
-
Mengapa Transportasi Umum Jadi Pilihan Terbaik untuk Mobilitas Sehari-hari di Jakarta
-
OJK Restui Merger BPRS Rizky Barokah ke BPRS PNM Mentari, Industri Perbankan Syariah Makin Kuat
-
Target Harga Saham BBRI Tembus 3.400, Apa Faktor Pendukungnya?