- Pelatih Persib, Bojan Hodak, memantau cedera Febri Hariyadi saat dipinjamkan ke Persis Solo hingga musim 2025/2026.
- Persib masih menunggu hasil pemeriksaan medis lanjutan untuk menentukan penanganan operasi bagi pemain pinjaman tersebut.
- Febri dipinjamkan agar mendapat menit bermain lebih banyak karena Persib memiliki banyak opsi di posisinya.
Suara.com - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, tetap memantau kondisi Febri Hariyadi meskipun pemain yang akrab disapa Bow ini dipinjamkan ke Persis Solo.
Pemain jebolan Diklat Persib ini mengalami cedera saat menjalani sesi latihan bersama Persis Solo beberapa waktu lalu.
Pelatih asal Kroasia ini menuturkan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan medis lanjutan terhadap kondisi pemain yang berposisi sebagai winger ini.
Hal itu menurut Bojan Hodak dilakukan, guna menentukan langkah penanganan terbaik bagi Febri Hariyadi.
"Ya Febri pergi menemui dokter dan masih menunggu. Saya tidak tahu hasil dari second opinion-nya. Karena kami harus tahu secara pasti apa yang terjadi terhadapnya," kata Bojan Hodak.
Lebih lanjut Bojan Hodak menuturkan, Febri Hariyadi saat ini memang memperkuat Persis, namun dia statusnya dipinjamkan dan masih terikat kontrak dengan Persib.
Sehingga, Persib tetap memiliki tanggung jawab moral dan profesional terhadap masa depan sang pemain.
"Dia adalah pemain kami, dia pergi ke sana secara pinjaman," ucap pelatih yang membawa Persib back to back juara ini.
"Jadi ketika kami tahu seberapa sulit cederanya, baru kami menentukan apakah dia perlu melakukan operasi atau tidak," jelasnya.
Baca Juga: Bojan Hodak Pusing Pilih Starting XI Persib Jelang Lawan Persik Kediri, Kenapa?
Sementara itu, Febri Hariyadi dipinjamkan ke Persis Solo pada putaran kedua jelang pertandingan pekan ke-20.
Febri dipinjamkan Persib ke Persis Solo dengan durasi hingga berakhirnya musim 2025/2026.
Bojan Hodak menuturkan, sebagai pelatih dia senang dengan permainan Febri, hanya saja pemain jebolan Diklat Persib ini sempat mengalami cedera.
Selain itu, di posisinya pada musim 2025/2026 Persib memiliki beberapa nama, di antaranya Saddil Ramdani hingga Uilliam Barros.
"Karena saat ini kami juga memiliki Saddil, Beckham, Berguinho dan Barros di posisinya," ucapnya.
Dengan banyak pemain yang bisa mengisi posisi sayap kanan, maka pada musim ini Febri minim kesempatan bermain di skuad Maung Bandung.
Berita Terkait
-
Bojan Hodak Pusing Pilih Starting XI Persib Jelang Lawan Persik Kediri, Kenapa?
-
Beckham Putra Berharap Persib Lanjutkan Tren Tak Terkalahkan di GBLA saat Jamu Persik
-
Kronologis Kakang Rudianto dan Mikael Tata Jadi Sasaran Rasisme
-
Beckham Putra dan Eliano Reijnders Lagi Gacor, John Herdman Lirik Dong untuk FIFA Series 2026
-
Marc Klok Soroti Dua Masalah Persib Usai Imbang di GBT, Siap Bangkit Lawan Persik
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas
-
Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi