-
PSSI mengatur jadwal latihan Timnas Indonesia agar tidak mengganggu momen Lebaran para pemain.
-
Timnas Indonesia menjadi tuan rumah FIFA Series 2026 melawan Bulgaria di Jakarta akhir Maret.
-
Liga domestik berhenti sementara mulai 16 Maret demi memberikan waktu persiapan skuad nasional.
Umat Muslim diperkirakan akan merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 H pada kisaran tanggal 21 sampai 22 Maret 2026.
Momen kemenangan tersebut jatuh tepat sebelum agenda FIFA Series dimulai di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Situasi ini memaksa PSSI untuk berpikir ekstra keras dalam menentukan jam kerja dan masa istirahat para pemain.
Pihak federasi tidak ingin sesi latihan intensif mengganggu kualitas waktu para pemain bersama keluarga di hari lebaran.
Arya Sinulingga selaku Anggota Exco PSSI memberikan penjelasan mengenai kondisi teknis terkait liburnya kompetisi lokal tersebut.
Beliau membenarkan bahwa penghentian liga pada medio Maret memberikan ruang bagi para pemain untuk segera berkumpul.
"Pertengahan Maret 2026, kompetisi sudah berhenti. Seharusnya sebagian besar pemain Timnas Indonesia sudah datang, mungkin," ujar Exco PSSI, Arya Sinulingga kepada awak media.
Meskipun secara administrasi mereka sudah bebas tugas dari klub, namun faktor psikologis pemain tetap menjadi pertimbangan utama.
Arya memahami betul bahwa hasrat untuk merayakan lebaran di kampung halaman adalah hal yang manusiawi bagi setiap atlet.
Baca Juga: 3 Fakta Menarik Kembalinya Elkan Baggott ke Timnas Indonesia, Apakah akan Pangling?
"Tapi, mepet juga dengan Lebaran. Pasti para pemain kita ini juga ingin pulang ke kampung halaman saat Lebaran," lanjutnya.
Manajemen tim nasional saat ini sedang menelaah berbagai opsi lokasi latihan yang paling efektif dan efisien.
Segala aspek, mulai dari fasilitas hingga kedekatan dengan tempat tinggal keluarga pemain, menjadi poin yang sangat krusial.
"Terkait lokasi latihan, di mana saja yang terbaik untuk para pemain. Pelatih juga melihat Lebaran. Nanti kita lihat bagaimana. Pasti ada langkah-langkahnya."
Keputusan final mengenai kapan latihan perdana dimulai akan sangat bergantung pada hasil diskusi dengan tim kepelatihan.
Arya juga menekankan bahwa pemain yang berbasis di liga lokal mungkin memiliki skema pemanggilan yang lebih fleksibel nantinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Ivar Jenner Ungkap Cuaca Panas Jadi Musuh Utama Pemain Keturunan Indonesia di Super League
-
Rapor Bintang Timnas Indonesia di Super League: Rizky Ridho hingga Thom Haye Menyala!
-
Hasil Super League: Persib Bandung Gagal Menang Lagi! Terancam Dikudeta Borneo FC
-
Kegilaan Sandy Walsh Bersama Buriram United Musim Ini, Peluang Sikat 2 Trofi
-
Update Harga Pasar Pemain Timnas Indonesia: Jay Idzes Tembus Rp173 Miliar, Mees Hilgers Makin Turun
-
Hadapi Grup Berat, Kurniawan Yakin Timnas Indonesia U-17 Bisa Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Dijamu PSIS Semarang, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
-
Alvaro Arbeloa Ungkap Alasan Jarang Mainkan Dani Carvajal
-
Memble Ditahan Imbang Dewa United, Persib Bakal Mengamuk Saat Jumpa Arema FC
-
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Berpotensi Hadapi Bintang Barcelona Lamine Yamal