- Bek tengah Elkan Baggott dari Ipswich Town masuk daftar 41 pemain Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026.
- Penampilan terakhir Baggott terjadi Januari 2024; kini ia kembali di bawah asuhan pelatih baru John Herdman.
- Absennya Baggott sebelumnya diduga terkait isu komitmen, bukan masalah teknis, menurut Jeje.
Suara.com - Bek tengah Elkan Baggott kembali dipanggil membela Timnas Indonesia. Penggawa Ipswich Town itu masuk dalam daftar 41 pemain sementara Timnas Indonesia menjelang FIFA Series 2026.
Pemanggilan Elkan Baggott ini jadi heboh di kalangan media dan suporter tanah air. Hal ini wajar karena Elkan Baggott sudah lama tak membela Timnas Indonesia.
Menariknya tak hanya media Indonesia yang heboh, salah satu media Inggris pun menyoroti pemanggilan Elkan Baggott oleh John Herdman.
"Baggott sebelumnya telah mengoleksi 24 caps dengan dua gol untuk Timnas Indonesia, namun penampilan terakhirnya terjadi pada Januari 2024," tulis laporan Twtd.co.uk
"Kini, ia mendapat kesempatan kedua di bawah pelatih baru asal Inggris, John Herdman," sambung media Inggris tersebut.
Comeback ini terasa spesial karena Baggott sudah lama tidak mengenakan jersey Merah Putih.
Penampilan terakhirnya bersama Indonesia terjadi pada babak 16 besar AFC Asian Cup 2023 saat menghadapi Australia pada Januari 2024.
Dalam laga tersebut, Indonesia harus mengakui keunggulan Australia.
Sejak pertandingan itu, Baggott belum lagi tampil bersama timnas.
Baca Juga: Dipanggil John Herdman ke Tim Senior, Begini Statistik Tim Geypens Bersama FC Emmen
Bek kelahiran Bangkok tersebut bahkan sempat menolak panggilan tim U-23 saat Indonesia menghadapi Guinea U-23 pada play-off Olimpiade Paris 2024.
Setelah pergantian pelatih dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert pada 2025, namanya juga belum kembali dipanggil.
Seperti diketahui, Elkan Baggott absen membela Timnas Indonesia sudah cukup lama, setelah konflik dengan Shin Tae-yong.
Jeje atau Jeong Seok-seo membeberkan alasan di balik hilangnya nama Baggott dari skuad Garuda pada era pelatih Shin Tae-yong.
Dalam podcast Ruang Publik, Jeje menyebut absennya Baggott bukan disebabkan masalah teknis di lapangan.
Menurutnya, keputusan tersebut berkaitan dengan komitmen sang pemain terhadap tim nasional.
Dalam babak grup FIFA Series 2026, Indonesia akan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret.
Jika menang, Timnas Indonesia akan menghadapi pemenang pertandingan Solomon vs Bulgaria yang berlangsung pada 30 Maret.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Museum Bank Indonesia Simpan Uang Antik Hampir 200 Tahun, BI Siapkan Transformasi ke Era Digital
-
Cek Toko On Flagship Store di Blibli Tersedia Banyak Model Terbaru
-
CLIK Kenalkan Skor Prediktif, Bank Kini Bisa Deteksi Calon Peminjam 3 Bulan Lebih Awal
-
Mengenal Universitas Republik Indonesia, Ambisi Pendidikan atau Beban Baru APBN?
-
Pre Order Samsung Galaxy Z Fold 8 di Blibli Tanggal 22 Juli hingga 13 Agustus, Cek Promo & Harganya!
-
Samsung Galaxy Watch Ultra2 vs Galaxy Watch9: Mana Smartwatch AI yang Paling Layak Anda Miliki?
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan 24 Juli 2026, Semesta Berpihak ke Kamu
-
Misi Menyelamatkan Dunia di Balik Sikap Jutek Cranky, Crabby Crow
-
Ulasan Novel Playing Victim, Skenario Palsu yang Berujung Pertaruhan Nyawa
-
Operasi Besar-besaran! Banten Tutup 32 Tambang Ilegal