- Persib Bandung memuncaki daftar tim peraih penalti terbanyak (10 kali) setelah laga melawan Persik Kediri (9/3/2026).
- Kemenangan 3-0 atas Persik mengokohkan Persib di puncak klasemen BRI Super League 2025/2026 dengan 57 poin.
- Lima tim lain mencatatkan persentase konversi penalti sempurna, yaitu Arema FC, Persija, Persebaya, PSIM, dan Bhayangkara FC.
Suara.com - Persib Bandung kini menjadi tim yang paling sering mendapat hadiah tendangan penalti di ajang BRI Super League 2025/2026. Catatan itu tercipta setelah Maung Bandung membantai Persik Kediri dengan skor 3-0, Senin (9/3/2026).
Dalam pertandingan tersebut, Persib mendapatkan dua hadiah penalti yang sukses dieksekusi oleh Thom Haye pada menit ke-24 dan Andrew Jung pada menit ke-40.
Satu gol lainnya tercipta melalui skema permainan terbuka pada menit ke-53.
Dilansir dari laman Republik Bobotoh, tambahan dua penalti saat menghadapi Persik membuat total hadiah penalti yang diterima Persib musim ini menjadi 10 kali.
Jumlah tersebut menempatkan Persib di posisi teratas dalam daftar tim dengan penalti terbanyak, unggul atas Madura United yang berada di peringkat kedua dengan tujuh penalti.
Meski paling sering mendapat penalti, tidak semuanya berhasil dikonversi menjadi gol. Dari 10 kesempatan tersebut, empat di antaranya gagal dimaksimalkan.
Sementara itu, terdapat lima tim yang mencatat persentase penalti sempurna sejauh musim ini. Mereka adalah Arema FC, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, PSIM Yogyakarta, dan Bhayangkara FC.
Kelima tim tersebut masing-masing mendapatkan lima penalti dan seluruhnya berhasil dikonversi menjadi gol.
Kemenangan 3-0 atas Persik membuat Persib semakin kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 57 poin.
Baca Juga: Teja Paku Alam Terabaikan Timnas Indonesia, Bukti Kokohnya Lini Belakang Persib?
Maung Bandung unggul empat poin atas Borneo FC Samarinda yang berada di posisi kedua, serta unggul enam poin dari Persija Jakarta di peringkat ketiga.
Selanjutnya, Persib akan menghadapi laga penting melawan Borneo FC. Duel ini diprediksi berlangsung sengit karena berpotensi memengaruhi persaingan di papan atas klasemen.
Berita Terkait
-
Persik Kediri Kalah di GBLA, Marcos Reina Torres Soroti Gol Ketiga Persib
-
Ezra Walian Setarakan Diri dengan Pemain Asing di BRI Super League, Catatannya Ngeri Banget!
-
BRI Super League: Kemenangan atas Persik, Jadi Modal Beckham Putra Hadapi Borneo FC
-
Juara Bertahan, Pemimpin Klasemen, Kenapa John Herdman Cuma Panggil3Pemain Persib?
-
Persib Pesta Gol ke Gawang Persik, Bojan Hodak Bongkar Faktor X Kemenangan Maung Bandung
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas