- Sassuolo kalah dramatis 1-2 dari Lazio di Liga Italia akibat kebobolan gol pada menit-menit akhir pertandingan.
- Jay Idzes merasa bertanggung jawab dan bertekad memperbaiki pertahanan timnya dengan belajar dari bek lawan.
- Sang bek masih harus bertanding melawan Bologna dan Juventus sebelum membela Timnas di ajang FIFA Series 2026.
Suara.com - Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes tengah menyoroti konsistensi permainan klubnya jelang jeda internasional.
Bek tangguh milik Sassuolo tersebut baru saja melewati pertandingan sengit di kompetisi Liga Italia.
Evaluasi mendalam kini menjadi fokus utamanya sebelum terbang membela skuad Garuda pada ajang FIFA Series 2026.
Pernyataan tersebut muncul setelah timnya menelan kekalahan dramatis 1-2 saat berhadapan dengan Lazio.
Gol penentu kemenangan tim ibu kota tersebut tercipta tepat pada menit-menit akhir pertandingan.
Sang bek sentral merasa ikut bertanggung jawab atas jebolnya gawang timnya di momen krusial tersebut.
Melalui wawancara dengan Sassuolo News, ia mengungkapkan refleksi permainannya di atas lapangan.
"Kami menjalani musim yang hebat, tetapi kami selalu bisa berbuat lebih baik."
"Bahkan hari ini kami bisa berbuat lebih baik; saya bisa berbuat lebih banyak dan mencegah gol terakhir."
Baca Juga: 3Nama Debutan yang Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026
"Kami selalu mengalami pasang surut; kami perlu menghilangkan masa-masa sulit dan meningkatkan diri karena kami adalah tim yang hebat dan kami bekerja dengan baik dalam bertahan."
"Kami bisa berbuat lebih banyak; jika Anda melihat bagaimana Lazio bertahan, kami juga bisa meningkatkan diri dengan memperhatikan kerja Gila dan Romagnoli."
Ia secara terbuka menjadikan performa duet bek lawan sebagai referensi untuk memperbaiki lini belakang timnya.
Agenda padat masih menanti pemain keturunan Belanda ini di kompetisi domestik.
Ia dijadwalkan masih harus bertanding mengawal pertahanan saat melawan Bologna.
Setelah itu, raksasa Turin yakni Juventus juga akan menjadi ujian berat berikutnya bagi timnya.
Berita Terkait
-
Ezra Walian Dipanggil Timnas Indonesia, Marcos Reina: Dia Pantas Mendapatkannya
-
Dulu Langganan Dipanggil, Kini 7 Pemain Terpinggirkan dari Timnas Indonesia
-
Ditanya Pemain Favorit Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Tanpa Ragu Sebut Nama Rizky Ridho
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia Era John Herdman di FIFA Series 2026, Intip Calon Starter
-
Shin Tae-yong: John Herdman Pelatih Baik
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Memble Ditahan Imbang Dewa United, Persib Bakal Mengamuk Saat Jumpa Arema FC
-
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Berpotensi Hadapi Bintang Barcelona Lamine Yamal
-
Jadi Pahlawan Saat Tahan Imbang Persija, Kiper PSIM Yogyakarta Memilih Merendah
-
Namanya Jawa Banget, Rekan Justin Hubner di Belanda Bisa Bela Timnas Indonesia?
-
Rapor Impresif Sandy Walsh di ACL Elite, Agresif dan Berbahaya
-
Gelar Juara Semakin Menjauh, Mauricio Souza Bakal Evaluasi Pemain-pemain Persija
-
Bocor! Surat Pemanggilan TC Piala AFF 2026: Eksel Runtukahu Dipanggil Perdana
-
Beda Nasib Pemain Timnas di Inggris: Elkan Baggott Menuju Premier League, Ole Romeny Degradasi?
-
Arsenal vs Newcastle: Statistik Memihak The Gunners tapi The Magpies Siap Jadi Mimpi Buruk
-
Rentetan Cedera Kevin Diks Jadi Sorotan, Pelatih Monchengladbach Soroti Beban Kerja Tinggi