- Kritik Maarten Paes terhadap Ajax setelah kalah 1-3 dari Groningen memicu reaksi dari legenda sepak bola Belanda.
- Rafael van der Vaart menyerang Paes atas komentarnya, namun Wesley Sneijder justru membelanya dengan pemahaman berbeda.
- Henk ten Cate menganggap kritik Paes yang mempertanyakan kepemimpinan tim terlalu berlebihan mengingat statusnya.
Suara.com - Kritik pedas yang dilontarkan Maarten Paes kepada timnya, Ajax Amsterdam berbuntut panjang dan memancing reaksi dari para legenda sepak bola Belanda.
Setelah diserang habis-habisan oleh Rafael van der Vaart, kiper Timnas Indonesia itu kini justru mendapat pembelaan tak terduga dari mantan bintang Real Madrid dan Inter Milan, Wesley Sneijder.
Perdebatan ini bermula setelah Ajax takluk 1-3 dari FC Groningen dalam lanjutan Eredivisie Belanda.
Maarten Paes yang merasa frustrasi, secara terbuka mengkritik timnya yang dinilai kurang kompak dan tidak memiliki figur pemimpin di lapangan.
Pernyataan ini langsung membuat Van der Vaart yang merupakan produk asli akademi Ajax, meradang dan bahkan menyuruh Paes untuk kembali ke Amerika Serikat.
Menanggapi perseteruan ini, Wesley Sneijder justru mencoba melihatnya dari sudut pandang yang berbeda. Sambil tertawa, ia merasa bisa memahami maksud di balik pernyataan Paes.
Menurutnya kritik tersebut bukanlah serangan, melainkan sebuah upaya untuk membangunkan dan memompa semangat rekan-rekan setimnya.
"Saya sama sekali tidak bisa memahami hal itu!," kata Sneijder sambil tertawa mengutip dari Voetbalzone, merujuk pada reaksi keras Van der Vaart.
"Saya rasa maksudnya adalah Anda menyadari bahwa mereka semua adalah individu. Ia (Maarten Paes) merindukan orang-orang yang bersedia melakukan upaya ekstra untuk satu sama lain, dan ketika Anda bersenang-senang bersama dan menikmati diri sendiri, Anda juga akan melakukan upaya ekstra untuk orang lain," jelas Wesley Sneijder.
Baca Juga: Fred Grim Lakukan Perubahan Starting XI Jelang Ajax vs Groningen, Maarten Paes Dicadangkan?
Namun, tidak semua sependapat dengan Sneijder. Analis sepak bola lain yang juga pernah melatih Ajax, Henk ten Cate menilai komentar Paes terlalu berlebihan untuk seorang pemain yang baru bergabung.
"Ia (Maarten Paes) bukan yang termuda lagi. Jadi Anda harus menyadari bahwa Anda tidak bisa mengatakan hal-hal tertentu. Terutama tidak begitu cepat setelah pertandingan seperti itu, ketika Anda tidak bisa memberikan komentar-komentar tersebut," ujar Ten Cate.
Berita Terkait
-
Maarten Paes Sebut Ajax Krisis Identitas, Fred Grim: Jangan Cuma Kritik, Cari Solusi!
-
Maarten Paes Jadi Biang Kerok Kekalahan Ajax? Fred Grim: Sulit Ditemukan Penyebabnya
-
Ajax Krisis Identitas! Kritik Pedas Maarten Paes Usai Kalah Telak dari Groningen
-
Suporter Sebut Maarten Paes Bak Andre Onana Usai Ajax Dibantai FC Groningen
-
Daftar Aneh Kiper Terbaik Dunia Versi Edwin van der Sar: Andre Onana Masuk, Ada Nama Maarten Paes?
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda