Bola / Bola Dunia
Minggu, 08 Maret 2026 | 17:00 WIB
Pelatih Ajax, Fred Grim, tak menutupi kekecewaannya usai hasil imbang 1-1 melawan NEC dalam lanjutan Eredivisie, Minggu (22/2). [Instagram]
Baca 10 detik
  • Pelatih Fred Grim mengakui penurunan drastis performa Ajax setelah jeda menyusul kekalahan 1-3 dari FC Groningen.
  • Kiper Maarten Paes mengkritik keras timnya kehilangan karakter dan kekompakan saat melawan Groningen di babak kedua.
  • Kekalahan menyakitkan ini semakin menjauhkan Ajax dari target realistis mereka untuk lolos Liga Champions musim ini.

Suara.com - Pelatih Fred Grim menanggapi kritik tajam dari kiper Maarten Paes setelah AFC Ajax tumbang 1-3 dari FC Groningen.

Grim mengakui timnya memang mengalami penurunan drastis setelah jeda pertandingan.

Paes sebelumnya menilai Ajax tidak menunjukkan karakter sebagai sebuah tim di babak kedua. Ia bahkan menyebut para pemain seperti saling meninggalkan di lapangan.

Grim tidak membantah adanya masalah besar dalam performa timnya. Ia menyebut perubahan permainan Ajax setelah turun minum sangat sulit dijelaskan.

“Ini sesuatu yang sangat sulit kami pahami,” kata Grim dalam konferensi pers dilansir dari Voetbal Primeur.

“Jika melihat bagaimana kami bermain di babak pertama dan mampu mengontrol pertandingan, sulit dijelaskan mengapa babak kedua bisa sangat berbeda.”

Pernyataan Paes menjadi salah satu sorotan setelah pertandingan. Kiper Timnas Indonesia itu secara terbuka menyebut Ajax kehilangan kekompakan sebagai tim.

Grim memahami kekecewaan anak asuhnya tersebut. Ia menilai kritik itu mencerminkan frustrasi tim setelah kekalahan menyakitkan.

“Ketika hasilnya seperti ini, wajar jika ada emosi dan kekecewaan,” ujar Grim. “Yang jelas kami harus segera menemukan jawabannya.”

Baca Juga: Ajax Krisis Identitas! Kritik Pedas Maarten Paes Usai Kalah Telak dari Groningen

Kekalahan dari Groningen menambah tekanan bagi Ajax yang tengah menjalani periode sulit. Klub raksasa Amsterdam itu terus kesulitan menjaga konsistensi sepanjang musim.

Grim pun menegaskan timnya harus segera bangkit jika ingin memperbaiki situasi.

“Kami tahu harus berbuat lebih baik,” kata Grim. “Yang terpenting sekarang adalah mencari solusi dan kembali memenangkan pertandingan.”

Kekalahan ini membuat peluang Ajax untuk lolos ke Liga Champions semakin menjauh. Target finis di posisi kedua kini terlihat makin sulit dikejar.

Grim pun memilih untuk tidak lagi berbicara terlalu jauh soal target tersebut.

“Ini kekalahan yang menyakitkan bagi staf, pemain, suporter, dan seluruh klub,” katanya. “Yang paling penting sekarang adalah memenangkan pertandingan berikutnya.”

Load More