- Komentar tajam Rafael van der Vaart muncul setelah Ajax kalah 1-3 dari FC Groningen akibat kritik terbuka kiper Maarten Paes.
- Van der Vaart mengkritik Paes keras, bahkan menyarankan agar kiper tersebut segera dipulangkan karena sikapnya pasca-kebobolan.
- Kritik viral legenda Belanda tersebut menjadi sorotan media internasional, khususnya Indonesia, karena garis keturunan Paes.
Suara.com - Komentar tajam legenda Belanda, Rafael van der Vaart, terhadap kiper Ajax, Maarten Paes, menjadi sorotan internasional. Salah satu media Belanda bahkan menyebut kritik van der Vaart sampai begitu viral di Indonesia.
Kritik itu muncul setelah kekalahan Ajax dari FC Groningen dengan skor 1-3 dalam lanjutan kompetisi Belanda.
Usai pertandingan, Paes melontarkan kritik terbuka terhadap performa timnya. Ia menilai Ajax tidak menunjukkan kekompakan setelah kebobolan gol kedua.
“Setelah skor 2-1, kami tidak menunjukkan bahwa kami adalah sebuah tim. Itu menyakitkan,” kata Paes.
“Saya tidak suka menyalahkan orang lain, saya bertanggung jawab, tetapi semua orang bisa melihat kami saling meninggalkan di akhir laga,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut kemudian dibahas dalam program televisi olahraga di Belanda, yang menghadirkan Van der Vaart sebagai analis.
Mantan pemain Real Madrid dan Tottenham Hotspur itu langsung melontarkan kritik keras kepada Paes.
“Saya akan langsung memulangkan kiper itu. Dia baru datang dan harus membuktikan diri, tapi sudah bilang tim ini bukan tim,” ujar Van der Vaart.
“Dia menepis bola, keluar dari kotak penalti, lalu memaki semua orang. Saya tidak suka sikap seperti itu,” tegasnya.
Baca Juga: Gandeng Kelme, Ini Dia Jersey Baru Timnas Indonesia
Menurut Voetbalzone, komentar pedas tersebut langsung menyebar luas, termasuk di Indonesia.
"Sejumlah media menyebut kritik Van der Vaart sebagai sorotan besar karena sang kiper memiliki garis keturunan Indonesia," tulis laporan media Belanda itu.
"Media olahraga Indonesia menulis bahwa “kiper berdarah Kediri mendapat kritik keras dari legenda sepak bola Belanda.”
"Mereka juga menyoroti pernyataan Van der Vaart yang menyebut Paes seharusnya dikembalikan ke Amerika Serikat," ulas Voetbalzone.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Rio Fahmi Yakin Persija Berkembang Usai Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026
-
Tito Mohon-mohon ke Purbaya Minta Cairkan Tambahan Anggaran Rp 6 T buat Pemulihan Sumatra
-
Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Industri Kreatif Bergeser, Strategi Kampanye Tak Lagi Cukup
-
Ekonom UGM Endus Pola Penggusuran 'Orang Jokowi' di Balik Mundurnya Gubernur BI
-
RI Lobi AS Agar Sawit Bebas Tarif Section 301, Airlangga: Kami Minta Dikecualikan
-
KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan
-
Teka-teki Kematian Sutrimo, DPR Minta Polisi Tak Sisakan Spekulasi
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?