Bola / Bola Indonesia
Minggu, 15 Maret 2026 | 21:05 WIB
Teja Paku Alam (Antara)
Baca 10 detik
  • Teja Paku Alam tetap diabaikan Timnas Indonesia walau mencatat 15 clean sheet musim ini.

  • Pelatih John Herdman memprioritaskan kiper Eropa seperti Emil Audero dan Maarten Paes sekarang.

  • BTN menegaskan peluang Teja Paku Alam kembali ke skuad Garuda masih terbuka sangat lebar.

Suara.com - Performa gemilang Teja Paku Alam bersama Persib Bandung di kompetisi BRI Super League 2025/2026 belum cukup untuk membawanya kembali ke Timnas Indonesia.

Penjaga gawang berusia 31 tahun tersebut sejauh ini tampil luar biasa di level klub. Dari 22 pertandingan yang dijalani, Teja berhasil mencatatkan 15 clean sheet.

Catatan itu menjadikannya sebagai kiper dengan rekor nirbobol terbaik di kompetisi musim ini.

Tak hanya itu, Teja juga baru kebobolan 10 gol sepanjang musim berjalan.

Artinya, rata-rata ia hanya memungut bola dari gawangnya sekitar 0,45 kali per pertandingan—statistik yang menjadi salah satu yang terbaik di liga.

Penampilan solid Teja turut membantu Persib Bandung tampil dominan di papan atas klasemen. Maung Bandung kini memimpin dengan koleksi 57 poin dari 24 pertandingan.

Namun, performa impresif tersebut belum mampu menarik perhatian pelatih John Herdman untuk memanggilnya ke skuad Garuda.

Nama Teja tidak masuk dalam daftar 41 pemain yang dipanggil untuk menjalani persiapan ajang FIFA Series 2026.

Sebaliknya, Herdman memilih lima penjaga gawang lain. Dua di antaranya berasal dari Eropa, yakni Emil Audero dan Maarten Paes.

Baca Juga: Persija Pincang Lawan Dewa United, Mauricio Souza Tetap Percaya Diri

Sementara tiga kiper lainnya berasal dari kompetisi domestik, yaitu Nadeo Argawinata dari Borneo FC, Ernando Ari Sutaryadi dari Persebaya Surabaya, serta Cahya Supriadi yang kini memperkuat PSIM Yogyakarta.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji menjelaskan bahwa pemanggilan pemain sepenuhnya merupakan keputusan tim pelatih Timnas Indonesia.

Menurutnya, pelatih kepala memiliki pertimbangan tersendiri dalam menentukan pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim, termasuk untuk posisi penjaga gawang.

"Kembali lagi, berkaitan soal pemanggilan pemain, itu tergantung kebutuhan pelatih. Di Timnas Indonesia ini ada pelatih kiper juga," ujar Sumardji kepada awak media.

"Sehingga, berkaitan soal pemanggilan itu mempertimbangkan, satu Maarten Paes dipanggil. Lantas, Emil Audero juga dipanggil."

"Terus ada Nadeo Argawinata yang sudah biasa dipanggil juga," ucap Sumardji lelaki yang juga COO Bhayangkara FC tersebut.

Load More