- Pep Guardiola mengisyaratkan keputusasaan dalam perebutan juara Liga Inggris setelah imbang 1-1 kontra West Ham (15/3/2026).
- Hasil imbang membuat selisih poin Manchester City dengan Arsenal di puncak klasemen menjadi sembilan poin.
- Guardiola mengalihkan fokus tim untuk menyelesaikan musim sebaik mungkin sambil mempersiapkan kekuatan musim berikutnya.
Suara.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola tampaknya mulai realistis dan mengisyaratkan lempar handuk dalam perburuan gelar juara Liga Inggris 2025/2026 melawan sang rival Arsenal.
Sinyal pesimistis itu muncul setelah skuad asuhannya secara tak terduga terpeleset saat bertandang ke markas West Ham United, Minggu (15/3/2026), dengan skor akhir imbang 1-1.
Dalam laga pekan ke-30 tersebut, The Citizens sebenarnya mampu unggul lebih dulu melalui gol cantik sang kapten, Bernardo Silva, pada menit ke-31.
Namun, keunggulan itu sirna hanya lima menit kemudian setelah bek West Ham, Konstantinos Mavropanos, menyamakan kedudukan lewat sundulan dari skema sepak pojok.
Meski mendominasi total jalannya laga dengan melepaskan 24 tembakan, Erling Haaland dan kawan-kawan gagal menemukan gol kemenangan. Hasil ini terasa seperti kekalahan bagi Man City.
Satu poin yang diraih membuat jarak mereka dengan Arsenal di puncak klasemen kini melebar menjadi sembilan poin.
Meski The Citizens masih memiliki satu laga simpanan, Guardiola melihat laju impresif The Gunners membuat peluang timnya untuk menjadi juara kini terasa sangat berat.
Alih-alih membicarakan peluang juara, manajer asal Spanyol itu justru meminta timnya untuk fokus menyelesaikan musim dengan cara terbaik dan mulai menatap musim depan.
"Dengan delapan pertandingan tersisa, kita harus menerimanya dan menyelesaikan musim dengan lebih baik," ucap Guardiola dikutip dari Irish Examiner.
Baca Juga: Dibantai 3-0, Pep Guardiola Peringatkan Real Madrid
"Semakin cepat kita meningkatkan performa, semakin baik untuk saat ini dan untuk masa depan, untuk musim depan."
"Inilah yang harus kita lakukan. Saya menyukai tim saya. Saya tahu sepak bola modern saat ini tidak (seperti itu) tetapi saya tetap menyukainya, jadi sampai akhir kita terus berjuang. Musim depan, kami akan (bangkit) kembali," tegasnya.
Sikap pesimistis Guardiola cukup beralasan jika melihat jadwal berat yang menanti di depan mata.
Dalam delapan laga sisa, mereka masih harus melakoni laga tandang sulit ke markas Chelsea dan partai penentuan melawan Arsenal.
Selain itu, Man City juga masih harus berlaga di final Piala Liga Inggris kontra The Gunners dan menghadapi Liverpool di Piala FA.
Berita Terkait
-
Respons Wonderkid Arsenal Usai Diincar Timnas Indonesia: Saya Sudah Bicara ke Beberapa Orang
-
Aroma Liga Inggris di Tubuh Timnas Indonesia, Siap Kick n Rush?
-
Sir Jim Ratcliffe Ungkap Alasan Belum Permanenkan Michael Carrick
-
Aston Villa Siapkan Bek Kanan Muda untuk Hadapi Manchester United
-
Libas Everton, Arsenal Semakin Kokoh di Puncak Klasemen
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris
-
Ulasan Film Her: Kisah Cinta yang Mengajak Merenungkan Hubungan Manusia dan Teknologi
-
Tekan Curat dan Curas, Puluhan Polisi Kepung Kawasan Cibinong Raya Saat Razia Stasioner
-
Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026
-
ShopeeFood Angkat Kisah Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia, Dua Kuliner Lokal Yogyakarta
-
Meta AI Muse Spark 1.1 Kini Bisa Eksekusi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Jawab Prompt
-
Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class
-
Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111
-
Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker
-
Jatim Media Summit 2026: Masa Depan Media Ada di Kolaborasi, Bukan Sekadar Pemberitaan