- Persib Bandung bermain imbang 1-1 melawan Borneo FC di Samarinda pada Minggu (15/3/2026) dalam BRI Super League.
- Bojan Hodak menerapkan strategi penjagaan tim untuk meredam dua pemain kunci Borneo FC, Mariano Peralta dan Juan Villa.
- Hodak menilai lini pertahanan Persib tampil baik, namun lini depan kurang maksimal dalam memanfaatkan peluang serangan balik timnya.
Suara.com - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengungkapkan kunci anak asuhnya bisa meredam permainan pemain Borneo FC, Mariano Peralta dan Juan Villa.
Skuad Pangeran Biru bermain imbang 1-1 dengan Borneo FC pada laga tandang di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (15/3/2026) malam.
Pada pertandingan lanjutan BRI Super League 2025/2026 ini, dua pemain andalan Borneo FC Mariano Peralta dan Juan Villa kesulitan untuk mencetak gol melalui proses open play.
Borneo FC bisa mencetak gol sekaligus menyamakan kedudukan di menit 84, lewat tendangan penalti Mariano Peralta.
Menurut Bojan Hodak, Mariano Peralta dan Juan Villa merupakan pemain berkualitas, sehingga akan sulit jika dijaga secara man to man.
Sehingga, pada pertandingan ini Bojan Hodak meredam permainan kedua pemain tersebut secara tim dan strategis itu berhasil dijalankan skuad Maung Bandung.
"Lihat, secara individual mereka adalah pemain yang sangat bagus. Jadi menjaga secara man to man tidak efektif," ucapnya.
"Jadi kami meredam mereka secara secara tim, terutama di babak pertama," jelas Bojan Hodak.
Memasuki babak kedua, anak asuhnya sedikit kelelahan, sehingga Borneo FC beberapa kali menekan pertahanan Persib dan mendapatkan peluang.
Baca Juga: Persib Gagal Amankan Tiga Poin di Samarinda, Bojan Hodak Soroti Momen Kontroversial
"Baru di babak kedua mereka ada 1-2 kesempatan. Ada satu situasi ketika kami sudah sedikit kelelahan sehingga tidak bisa menutup ruang sepenuhnya," katanya.
"Dalam situasi seperti itu anda harus membaca permainan dan mengantisipasi pergerakan lawan," ungkapnya.
Meski demikian, pelatih asal Kroasia ini menilai lini pertahanan anak asuhnya bisa menjalankan tugasnya dengan baik, sehingga Borneo FC kesulitan mencetak gol lewat open play.
"Tapi secara keseluruhan pemain bertahan kami bermain dengan baik," ucap Bojan Hodak.
Sedangkan untuk lini depan, Bojan Hodak menilai anak asuhnya kurang maksimal, lantaran ada beberapa peluang yang seharusnya bisa dimanfaatkan menjadi gol.
Namun, hingga berakhirnya pertandingan tidak ada gol tambahan, sehingga skuad Maung Bandung hanya mampu meraih satu poin.
"Hanya di sektor penyerangan, kami seharusnya bisa memanfaatkan setiap kesempatan dari serangan balik. Di babak pertama dan kedua, kami seharusnya bisa mencetak gol," tegasnya.
Masalah di lini depan tersebut, menjadi salah satu bahan evaluasi tim pelatih Persib untuk persiapan menghadapi laga selanjutnya.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Batal Hadir di Zikir Monas Karena Tugas Negara, Prabowo Titip Salam Hangat Lewat Menag
-
Shayne Pattynama Sesumbar Jelang Indonesia vs Vietnam: Kami Sangat Percaya Diri!
-
Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?
-
Grab Perkuat Teknologi Keselamatan Transportasi Online, AI hingga AudioProtect Plus
-
Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan
-
Istana Tanggapi Putusan MK soal Anggaran MBG Harus Dipisah dari Pendidikan
-
Portofolio Digital Jadi Ijazah Baru, Senjata Gen Z Tembus Dunia Kerja?
-
Rugi Rp25,2 Miliar! Diana Pungky Polisikan Mantan Asisten Terkait Penggelapan dan TPPU
-
Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak
-
Whooz Bikin UMKM Tak Perlu Lagi Investasi Server dan Jaringan