Bola / Bola Indonesia
Senin, 16 Maret 2026 | 14:36 WIB
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes soroti hilangnya fokus pemain saat ditahan Persib Bandung. [Dok. I League]
Baca 10 detik
  • Borneo FC dan Persib Bandung bermain imbang 1-1 pada laga kandang di Samarinda, Minggu (15/3/2026).
  • Persib unggul lebih dulu melalui Adam Alis, namun Borneo FC menyamakan skor via penalti Mariano Peralta.
  • Hasil ini membuat Borneo FC tetap di peringkat kedua sementara, sedangkan Persib menguat di puncak klasemen.

Suara.com - Borneo FC harus puas berbagi poin dengan Persib Bandung, setelah bermain imbang 1-1 pada laga kandang di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (15/3/2026) malam.

Pada pertandingan lanjutan kompetisi BRI Super League 2025/2026, Borneo FC sempat tertinggal lebih dulu melalui Adam Alis di menit 14.

Namun, tim berjuluk Pesut Etam terhindar dari kekalahan setelah di menit 84 Mariano Peralta berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti. 

Meski hanya bermain imbang, pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, mengapresiasi kerja keras anak asuhnya dan seharusnya bisa mengamankan poin penuh.

"Kami memainkan pertandingan yang hebat hari ini, dan menurut saya kami pantas mendapatkan hasil yang lebih baik," katanya usai pertandingan. 

Fabio Lefundes menuturkan, sesuai dengan prediksinya pertandingan menghadapi Persib tidak mudah, lantaran skuad Maung Bandung dihuni banyak pemain berkualitas.

"Kami tahu betapa sulitnya pertandingan ini karena kualitas pemain yang mereka miliki. Saya sudah mengatakan kemarin bahwa mereka memiliki pemain dengan kualitas yang sama di setiap lini," ungkapnya.

"Sehingga mereka mampu mempertahankan level performa yang sangat tinggi sepanjang pertandingan," jelasnya. 

Pelatih asal Brasil ini mengakui, anak asuhnya sempat kehilangan fokus dan hal itu bisa dimanfaatkan oleh skuad Maung Bandung.

Baca Juga: Persija Gagal Salip Borneo FC, Persib Bandung Makin Kedinginan di Pucuk Klasemen Super League

"Kami sempat kehilangan fokus pada satu situasi bola mati. Dari situasi bola diam itulah mereka bisa mencetak gol," ucapnya.

Borneo FC berusaha bangkit setelah tertinggal lewat gol Adam Alis dan Fabio Lefundes mencoba mengubah strategi permainan.

"Setelah itu, selama sekitar 13–15 menit kami berusaha mengejar ketertinggalan tersebut. Kami sebenarnya sudah menyiapkan strategi permainan, tetapi strategi itu tidak berjalan sesuai harapan," ujarnya. 

Persib sendiri menerapkan strategi bertahan dengan enam pemain di lini belakang. Hal itu membuat anak asuhnya kesulitan untuk menembus pertahanan skuad Maung Bandung.

"Mereka memiliki pemain seperti Teja, Berguinho, dan William, dan dengan enam pemain bertahan seperti itu memang tidak mudah untuk menembus pertahanan mereka," katanya. 

"Untuk menghadapi tim seperti itu, Anda memerlukan strategi individu yang tepat dan tidak boleh melakukan kesalahan. Namun kami sempat melakukan beberapa kesalahan, dan itu bagian dari proses permainan," ujarnya. 

Load More