- Klub Cremonese harus menelan kekalahan telak 1-4 dari tamunya Skuad Fiorentina pada lanjutan pekan ke-29 kompetisi Liga Italia.
- Kiper Emil Audero bermain selama 90 menit penuh dengan catatan dua kali penyelamatan dan kebobolan sebanyak empat gol.
- Kekalahan ini membuat posisi Cremonese semakin terpuruk di zona degradasi, sementara Fiorentina perlahan merangkak naik ke posisi aman.
Suara.com - Penjaga gawang Timnas Indonesia yakni Emil Audero harus melewati malam yang berat saat membela Klub Cremonese di pentas Liga Italia.
Timnya terpaksa mengakui keunggulan telak dari Skuad Fiorentina dalam laga krusial yang digelar di Stadion Giovanni Zini.
Pertarungan sengit pekan ke-29 yang berlangsung pada Senin waktu setempat tersebut berakhir dengan skor 1-4 untuk kemenangan tim tamu.
Berdasarkan data statistik dari platform FotMob, sang penjaga gawang harus memungut bola dari gawangnya sebanyak empat kali.
Bermain penuh selama 90 menit waktu normal, ia tercatat hanya sanggup melakukan dua kali penyelamatan di sepanjang jalannya pertandingan.
Catatan ekspektasi gol tepat sasaran atau xGOT yang dihadapinya berada di angka 2,61 dengan tingkat pencegahan gol menyentuh angka minus 1,39.
Meski kebobolan banyak gol, distribusi bolanya terbilang cukup baik dengan tingkat akurasi operan mencapai 82 persen.
Ia juga sukses melepaskan tujuh umpan panjang akurat serta mencatatkan 37 kali sentuhan bola dari area pertahanannya.
Selain itu, ia turut berkontribusi secara defensif dengan melakukan enam kali pemulihan penguasaan bola dan satu kali sapuan penting di lini belakang.
Baca Juga: Fred Grim Kehilangan Pekerjaan di Ajax, Eks Pelatih Lionel Messi Serang Maarten Paes
Penderitaan tuan rumah pada laga ini dimulai ketika aksi individu Fabiano Parisi sukses merobek jala gawang pada menit ke-25.
Tujuh menit berselang, gawang tuan rumah kembali bergetar lewat penyelesaian akhir yang mematikan dari Roberto Piccoli.
Pasukan asuhan pelatih Paolo Vanoli tersebut semakin menjauh berkat gol ketiga yang dicetak oleh Dodo pada menit ke-49.
Tuan rumah sejatinya sempat memunculkan sedikit asa ketika David Okereke berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-57.
Namun, harapan tersebut benar-benar kandas usai Albert Gudmundsson mencetak gol keempat bagi tim tamu saat laga memasuki menit ke-70.
Kemenangan telak ini sukses membawa David de Gea dan kolega menjauhi zona degradasi dengan menempati peringkat ke-16 berbekal 28 poin.
Sebaliknya, hasil minor di kandang sendiri ini membuat kubu tuan rumah semakin terbenam di urutan ke-18 klasemen sementara dengan raihan 24 poin.
Berita Terkait
-
3 Bintang Timnas Indonesia yang Punya Kans Main di Liga Champions Musim Depan
-
Rating Pemain Bintang Timnas Indonesia di EropaTadi Malam, Joey Pelupessy Tertinggi
-
Elkan Baggott Comeback, Peluang Duet Tiang Kembar Pertahanan di Timnas?
-
Penolakan Demiane Agustien Bela Timnas Indonesia, Kelak Bakal seperti Emil Audero?
-
Eugen Polanski Janji Tak Otak-atik Formasi, Kevin Diks Terus Jadi Kapten Gladbach?
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026