- Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Bulgaria pada final FIFA Series 2026 di GBK.
- Dominasi penguasaan bola 71% tidak berbanding lurus dengan produktivitas serangan tim Garuda.
- Efektivitas penyelesaian akhir lini depan menjadi masalah utama yang perlu segera dievaluasi pelatih.
Suara.com - Kekalahan Timnas Indonesia dari Timnas Bulgaria di final FIFA Series 2026 menyisakan evaluasi penting.
Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Indonesia kalah tipis 0-1.
Hasil ini membuat Garuda harus puas sebagai runner-up.
Padahal, secara permainan Indonesia tampil lebih dominan sepanjang laga.
Masalah utama justru terletak pada efektivitas lini depan.
Gol penalti Marin Petkov menjadi penentu hasil akhir.
Setelah itu, Indonesia terus menekan tanpa hasil.
Statistik menunjukkan dominasi dengan 71 persen penguasaan bola.
Akurasi umpan juga tinggi, mencapai 86 persen dari 572 percobaan.
Baca Juga: Dampak Polemik Paspor, Dean James Diparkir dari Latihan Go Ahead Eagles
Namun, dominasi itu tidak berbanding lurus dengan produktivitas gol.
Hanya empat peluang tercipta sepanjang pertandingan tersebut.
Tidak satu pun mampu dikonversi menjadi gol.
Di lini depan, Ole Romeny tampil aktif sebagai target utama.
Ragnar Oratmangoen juga agresif dengan aksi individunya.
Sementara Ramadhan Sananta menunjukkan determinasi tinggi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya
-
Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen
-
Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi
-
Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT
-
Data Sering Nyangkut, DPRD DKI Minta Mekanisme Sanggah Manual untuk Desil Warga
-
Cara Pakai Tinted Sunscreen Yang Benar Ala dr Zie Untuk Samarkan Flek Hitam
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Skybar ibis Styles Yogyakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Beragam Agenda Rutin
-
Kawasan Hutan 60 Hektare Diduga Punya Anggota DPRD Kampar, Belum Ada Tersangka
-
2026 Is the New 2016, Mengapa Gen Z Kangen Internet yang Dulu?