- Justin Hubner, pemain Timnas Indonesia sejak Desember 2023, membandingkan gaya tiga pelatih berbeda.
- Hubner menilai John Herdman sangat fokus pada detail dan menuntut kesempurnaan tim Garuda.
- Indonesia kalah 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series, namun Hubner melihat banyak aspek positif permainan.
Suara.com - Pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner, membagikan pandangannya terkait perbedaan gaya kepelatihan Shin Tae-yong, Patrick Kluivert, dan John Herdman.
Sejak resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada Desember 2023, bek berusia 22 tahun itu telah merasakan sentuhan ketiga pelatih tersebut.
Meski memiliki pendekatan berbeda, Hubner menilai semuanya memberikan kontribusi positif bagi perkembangan skuad Garuda.
"Dengan pelatih yang sekarang, dia punya pemikiran yang sangat berbeda. Dia benar-benar ingin membawa kami naik kelas. Menurut saya, kami bisa mencapai hasil baik dengan cara ini dan semua pelatih sudah bekerja dengan baik," kata Hubner kepada awak media.
Pemain yang kini memperkuat Fortuna Sittard di Eredivisie itu secara khusus menyoroti karakter kepelatihan Herdman.
Ia menilai pelatih asal Inggris tersebut memiliki perhatian besar terhadap detail permainan.
"Dia benar-benar detail dan ingin tim ini sempurna. Itu adalah hal yang baik," ujarnya.
Lebih lanjut, Hubner juga mengomentari hasil final FIFA Series 2026 saat Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Bulgaria dengan skor 0-1.
Meski hasil tidak sesuai harapan, ia menilai ada banyak hal positif yang bisa dipetik dari performa tim.
Baca Juga: 3 Pemain Timnas Indonesia Tak Dapat Menit Bermain dari John Herdman di FIFA Series 2026
"Perasaan saya baik. Tentu saja kami kalah, tapi kami menunjukkan permainan yang menarik hari ini," katanya.
Dalam pertandingan tersebut, Indonesia kebobolan melalui penalti pada babak pertama.
Meskipun mampu mendominasi penguasaan bola, lini serang belum mampu mengonversi peluang menjadi gol.
"Menurut saya kami sudah bekerja dengan baik dengan bola. Sayangnya, ada penalti yang jadi gol mereka," tegasnya.
"Tapi saya bisa mengatakan bahwa kami tetap bangga. Kami akan terus menatap ke depan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Calvin Verdonk Akui Dony Tri Pamungkas Layak Merumput di Eropa
-
Dony Tri Pamungkas, Rizky Ridho, dan Beckham Putra Bikin John Herdman Geleng-geleng
-
Maarten Paes Bikin Media Belanda Heran dengan Lonjakan Kariernya di Ajax dan Timnas Indonesia
-
Kevin Diks Jadi Sasaran Kritik Imbas Beri Penalti ke Bulgaria di FIFA Series 2026
-
Calvin Verdonk Harap Dony Tri Pamungkas Bisa Berkarier di Eropa
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Erling Haaland Pahlawan! Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Skandal FIFA! 50 Anggota Parlemen UE Desak Infantino Diseret ke Meja Hijau
-
Viral Video Lawas Ramalan Diego Maradona: Laga Piala Dunia 2026 Dibagi 4 Babak
-
Anak Patrick Kluivert dan 2 Pemain Belanda Jadi Korban Serangan Rasis Usai Kegagalan de Oranje
-
Kalah dari Maroko, Jalanan Belanda Berubah Jadi Medan Perang Suporter vs Polisi
-
Belanda Angkat Koper, Virgil van Dijk Jadi Kambing Hitam Disebut Pemain Lemah
-
Der Panzer Tersingkir! Julian Nagelsmann Dituding Perusak Mental Pemain Jerman
-
Dihentikan Brasil di Babak 32 Besar, Timnas Jepang Tetap Full Senyum Bawa Uang Rp69 M
-
ABM LOC Pastikan Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia Siap Digelar di Stadion Manahan
-
Paraguay Singkirkan Jerman di Piala Dunia 2026, Gustavo Alfaro Bongkar Kunci Suksesnya