- Pelatih asal Inggris, Simon Grayson, resmi bergabung menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia pada Kamis, 16 April 2026 mendatang.
- Grayson menerima tawaran tersebut karena ingin belajar dari rekam jejak pelatih kepala John Herdman yang fenomenal.
- Pengalaman dua puluh tahun sebagai manajer di Inggris diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi skuad Garuda.
Suara.com - Keputusan pelatih kawakan asal Inggris, Simon Grayson untuk menerima peran sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia sempat memicu tanda tanya.
Namun, ia kini secara terbuka membeberkan alasan di balik langkahnya yang terbilang unik tersebut.
Bagi Grayson yang telah malang melintang sebagai manajer atau pelatih kepala selama 20 tahun, menjadi asisten adalah sebuah peran baru.
Terlebih, ini adalah pengalaman pertamanya menangani sebuah tim nasional.
Namun, ia memandang tantangan ini sebagai sebuah kesempatan belajar yang sangat menarik.
"Ya, itu benar-benar menarik. Dan Anda tidak akan pernah berhenti belajar dalam sepakbola," kata Simon Grayson, dikutip dari kanal YouTube Astro Arena, Kamis (16/4/2026).
"Dan seperti yang sudan saya sebutkan, saya tidak pernah merasa lebih rendah dari siapa pun, dan saya adalah bagian menarik dari apa yang ingin saya lakukan," imbuhnya.
Alasan utama yang membuatnya mantap menerima pinangan ini adalah figur sang pelatih kepala, John Herdman.
Grayson mengaku sangat terkesan dengan rekam jejak Herdman yang fenomenal, yang mampu membawa timnas putra dan putri Kanada ke panggung Piala Dunia.
Baca Juga: Skenario Darurat FIFA: Italia Masuk Radar Playoff Piala Dunia 2026, Bagaimana Timnas Indonesia?
Baginya, bekerja bersama Herdman adalah sebuah kehormatan dan proses pembelajaran yang berharga.
"Saya ingin belajar dari seorang yang pernah menjadi pelatih kepala untuk Kanada untuk tim putra dan putri, dan membawa kedua tim itu ke Piala Dunia," kata pelatih asal Inggris ini.
"Ia juga (sempat) berada di Selandia Baru, dan itu sangat menarik. Bagi saya, itu juga merupakan proses pembelajaran," ujar mantan manajer Sunderland tersebut.
Di sisi lain, Grayson juga yakin bahwa segudang pengalamannya sebagai manajer di klub-klub besar Inggris akan menjadi aset berharga bagi tim kepelatihan.
Ia bertekad untuk mengerahkan seluruh kemampuannya demi membantu Herdman dan para pelatih lainnya.
"Saya harap saya bisa membantu John dan pelatih lainnya dengan pengalaman saya lebih dari 20 tahun sebagai pelatih dan manajer di beberapa klub besar. Jadi, menurut saya itu adalah kombinasi yang bagus," tutur Simon Grayson.
Dengan pikiran terbuka, ia siap menjalani peran barunya dan berkontribusi dalam proyek jangka panjang yang sedang dibangun di skuad Garuda.
"Tapi, saya akan menjalaninya dengan pikiran terbuka tentang bagaimana seharusnya semuanya berjalan," tutupnya.
Berita Terkait
-
Adu Gacor Striker Lokal Super League: Eksel Runtukahu Bersaing Ketat dengan Ezra Walian
-
Asisten Pelatih John Herdman Bocorkan Agenda dan Target Besar Timnas Indonesia
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
-
Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia
-
Kapan Timnas Indonesia vs Prancis? Erick Thohir Buka Suara Kans Jay Idzes Hadapi Mbappe
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
261 Warga China Hilang di Banjir Bandang Nepal, Total 2.400 Orang Belum Ketemu
-
Wacana Percepatan Pemilu Bikin Panas, GCP Bakal Polisikan Budi Arie
-
Titik Api Masih Muncul di Tol Palindra, Seberapa Cepat Karhutla Bisa Dikendalikan?
-
Purbaya Klaim Keuntungan Danantara Akan Disetor ke Pemerintah Tahun Ini, Negara Kantongi Rp 120 T
-
Mencari Warna di Balik Gelapnya Duka dalam Novel French Pink
-
Perusahaan AS Jadikan RI Pusat Produksi Global, Ekspor Sampai Kanada hingga Inggris
-
Maling Motor di Warkop Medan Ditembak Polisi, Pelaku Beraksi hingga ke Aceh
-
30 Tahun Berlalu, Komnas HAM Kembali Selidiki Peristiwa 27 Juli 1996
-
3 Rekomendasi Peeling Pad Mengandung AHA BHA: Wajah Halus, Noda Hitam Tersamarkan
-
Waspada Greenwashing, Klaim Ramah Lingkungan yang Tak Selalu Hijau