- PSSI secara resmi menghentikan sementara proses naturalisasi pemain baru karena fokus pada penguatan kekompakan tim di bawah asuhan John Herdman.
- Ketua BTN Sumardji mengonfirmasi bahwa belum ada perkembangan signifikan mengenai rencana naturalisasi Luke Vickery.
- John Herdman lebih memprioritaskan waktu untuk membenahi chemistry dan pemahaman taktik pemain yang sudah ada di skuad saat ini.
Suara.com - Pintu naturalisasi untuk menambah kekuatan skuad Garuda tampaknya resmi tertutup untuk sementara waktu. PSSI kini mengambil kebijakan tegas dengan menghentikan upaya perekrutan pemain keturunan baru demi fokus pada pematangan tim yang sudah ada.
Kebijakan ini tentu menjadi jawaban atas spekulasi yang selama ini mengaitkan penyerang Macarthur FC, Luke Vickery, dengan proses pindah kewarganegaraan menjadi WNI. Federasi kini menyerahkan sepenuhnya kendali pembentukan skuad kepada pelatih kepala John Herdman.
Lantas, bagaimana nasib Luke Vickery yang sempat disebut-sebut sebagai proyeksi masa depan lini depan Timnas Indonesia?
Prioritas Utama John Herdman: Membangun Kekompakan
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan penegasan bahwa saat ini federasi tidak sedang memproses satu pun pemain naturalisasi tambahan.
Fokus utama PSSI saat ini adalah memberikan ruang dan waktu bagi John Herdman untuk membangun chemistry serta kekompakan di dalam skuad yang ada sekarang.
"Belum ada yang diproses naturalisasi. Kami pada saat ini sama pelatih John tetap memprioritaskan pemain-pemain yang ada saat ini," tegas Erick Thohir kepada awak media.
Menurut Erick, membangun kekuatan tim nasional yang solid bukanlah proses instan yang bisa diselesaikan dengan terus menambah pemain baru dari luar.
"Karena tadi perlu waktu dari coach John sendiri untuk terus mengisi kekompakan tim ini dan sampai hari ini kita belum ada bicara naturalisasi tambahan," tambahnya.
Baca Juga: Prancis Tolak Halus Uji Coba Lawan Timnas Indonesia, Apa Kata FFF?
Status Luke Vickery di Mata BTN
Isu ketertarikan PSSI terhadap Luke Vickery sebelumnya memang cukup santer terdengar, mengingat sang pemain memiliki garis keturunan Medan dari sang nenek.
Pemain yang lahir di Hawaii, 25 Oktober 2005 tersebut, sebenarnya memenuhi syarat regulasi untuk berpindah federasi karena pernah membela Australia U-19 di Piala AFF U-19 2024.
Namun, pihak Badan Tim Nasional (BTN) melalui Ketua BTN, Sumardji, sudah memberikan konfirmasi bahwa belum ada langkah konkret yang diambil terkait masa depan Vickery di Timnas Indonesia.
"Belum ada perkembangan yang signifikan," ucap Sumardji saat merespons pertanyaan wartawan mengenai status sang winger Macarthur FC tersebut.
Dengan sikap resmi PSSI yang memilih untuk tidak menambah daftar pemain naturalisasi, besar kemungkinan proses penjajakan terhadap Vickery dipastikan terhenti atau ditunda untuk jangka waktu yang tidak ditentukan.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia U-17 Dipermalukan Malaysia di Kandang Sendiri, Kurniawan Pasang Badan
-
Bocoran FIFA Matchday Juni 2026: Erick Thohir Ungkap 3 Calon Lawan Timnas Indonesia
-
Tak Hanya Jago Olah Bola, 2 Pemain Timnas Indonesia Kini Resmi Sarjana!
-
Denmark, Polandia, hingga Nigeria, Siapa Lawan Timnas Indonesia di FIFA matchday Juni?
-
Jelang HUT ke-96 PSSI, Target Piala Dunia 2030 Kian Digaungkan
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target