- Chelsea menelan kekalahan keempat beruntun setelah takluk 0-1 dari Manchester United pada Minggu dinihari di Stamford Bridge.
- Glenn Hoddle meyakini manajemen Chelsea tetap mempertahankan pelatih Liam Rosenior hingga awal musim depan sebagai proyek jangka panjang.
- Meski tekanan suporter meningkat akibat performa buruk, Rosenior berkomitmen fokus menyelesaikan sisa musim ini dengan hasil maksimal.
Suara.com - Legenda Chelsea, Glenn Hoddle, menilai klub lamanya tidak akan memecat pelatih Liam Rosenior meski performa tim tengah menurun.
Eks pelatih Timnas Inggris itu meyakini manajemen masih akan memberi kepercayaan hingga awal musim depan.
Chelsea baru saja menelan kekalahan keempat beruntun di Premier League usai tumbang 0-1 dari Manchester United di Stamford Bridge, Minggu (19/4) dinihari WIB.
Hasil tersebut membuat The Blues tertahan di posisi keenam klasemen.
Hoddle menyebut situasi Chelsea saat ini cukup sulit, namun pergantian pelatih dalam waktu dekat dinilai belum menjadi solusi.
“Mereka dalam posisi yang sangat sulit. Tapi saya rasa mereka akan memberi dia kesempatan sampai akhir musim,” ujarnya dilansir dari Metro.uk
Menurut Hoddle, Rosenior didatangkan sebagai bagian dari proyek jangka panjang klub.
Karena itu, pelatih berusia 41 tahun tersebut diyakini tetap akan dipertahankan, setidaknya hingga pramusim mendatang.
“Dia harus mengakhiri musim dengan baik dan mulai meraih kemenangan. Mereka mungkin akan tetap bersamanya dan memberinya pramusim, tetapi awal musim depan akan sangat menentukan,” tegas Hoddle.
Baca Juga: Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Derbi Merseyside Hingga Man City vs Arsenal
Meski demikian, tekanan terhadap Rosenior terus meningkat setelah serangkaian hasil buruk.
Sejumlah suporter mulai mendesak manajemen untuk melakukan perubahan di kursi pelatih.
Menanggapi situasi tersebut, Rosenior mengaku belum memikirkan dampak jika Chelsea gagal lolos ke Liga Champions musim depan. Rosenior memilih fokus menyelesaikan musim sebaik mungkin.
“Jawaban jujurnya saya tidak tahu. Kami masih berjuang dan akan melihat situasinya di akhir musim,” kata Rosenior.
Rosenior juga menilai kekalahan dari Manchester United sulit diterima, mengingat performa timnya tidak buruk.
“Orang mungkin tidak ingin mendengar kami bermain baik tapi kalah. Kami di sini untuk menang,” ujarnya.
Rosenior menambahkan, timnya sebenarnya menunjukkan proses permainan yang positif. Namun, hasil di lapangan belum mencerminkan hal tersebut.
“Realitanya, mereka datang, punya satu peluang, mencetak gol melawan 10 pemain, dan menang 1-0. Itu seharusnya hampir mustahil,” katanya.
Berita Terkait
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Derbi Merseyside Hingga Man City vs Arsenal
-
Calon Bek Timnas Indonesia Kirim Sindiran ke Manchester United
-
Disanksi FA, Harry Maguire Dipastikan Absen Lawan Chelsea
-
Serangan Mencekam! Bus Berekum Chelsea Dihujani Tembakan, Frimpong Meregang Nyawa
-
Kobbie Mainoo Menghilang, Manchester United Tumbang, Carrick Beri Penjelasan
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan