- Pelatih Bernardo Tavares menginstruksikan pemain Persebaya Surabaya bermain dengan bahagia untuk memulihkan mentalitas setelah mengalami kekalahan sebelumnya.
- Persebaya dijadwalkan melawan Malut United di Stadion Gelora Kie Raha pada Kamis, 23 April 2026 pukul 19.00 WIB.
- Kemenangan dalam laga tandang ini krusial bagi Persebaya untuk memperbaiki posisi klasemen dan menembus empat besar BRI Super League.
Kekalahan terakhir Bajul Ijo saat menjamu Madura United menjadi cambuk keras bagi manajemen untuk segera melakukan perubahan cara pandang dalam bertanding.
Evaluasi Mendalam Usai Luka di Kandang Sendiri
Luka akibat kekalahan di kandang sendiri saat menjamu Laskar Sape Kerrab masih terasa, namun Tavares telah melakukan analisis mendalam untuk memperbaiki setiap celah pertahanan.
Sang pelatih tidak ingin anak asuhnya terus terpuruk dalam kesedihan dan meminta mereka mengambil pelajaran berharga dari setiap kesalahan teknis yang terjadi sebelumnya.
"Kami merasa sedih saat ini karena kalah di pertandingan penting di kandang. Namun kami juga menganalisis laga itu dan melihat ada hal-hal baik yang kami lakukan," kata Tavares yang tetap mengapresiasi kinerja positif pemainnya.
Pertandingan di Ternate nanti diprediksi akan berjalan dengan tensi sangat tinggi karena kedua kesebelasan sama-sama membutuhkan tiga poin untuk memperbaiki posisi di tabel klasemen.
Jarak poin yang cukup rapat dengan Bhayangkara Presisi Lampung FC di peringkat keempat membuat peluang kedua tim untuk finis di zona elit masih terbuka sangat lebar.
Misi Menembus Empat Besar Klasemen BRI Super League
Enam pertandingan sisa di kompetisi musim ini akan menjadi ujian konsistensi bagi manajemen dan jajaran pelatih Persebaya Surabaya dalam menjaga stabilitas tim di papan atas.
Baca Juga: Persib Bandung Resmi Layangkan Surat Protes Usai Laga Kontra Dewa United, Ini Isinya
Bernardo Tavares menyadari bahwa Malut United bukan lawan yang mudah dikalahkan, terlebih mereka akan bermain di hadapan pendukung fanatiknya di Maluku Utara.
Namun, dengan modal mentalitas baru yang lebih ceria, skuad Bajul Ijo optimistis bisa merusak tren kandang lawan dan pulang dengan membawa poin sempurna ke Kota Pahlawan.
Laga pekan ke-29 ini menjadi sangat menentukan bagi nasib Bernardo Tavares dalam mempertahankan kepercayaan suporter di tengah ambisi besar meraih prestasi terbaik di musim 2025/2026.
Persaingan Tim Papan Tengah
Persebaya Surabaya dan Malut United sedang dalam misi bangkit setelah masing-masing menelan dua kekalahan beruntun yang menghambat posisi mereka untuk bersaing di jalur juara.
Persaingan memperebutkan posisi empat besar semakin memanas karena selisih poin antara peringkat kelima hingga kedelapan masih sangat dinamis menuju pekan-pekan terakhir liga.
Keberhasilan mencuri poin di Stadion Gelora Kie Raha akan menjadi modal berharga bagi Persebaya Surabaya untuk menjaga mentalitas pemain tetap berada di level tertinggi hingga akhir musim.
Berita Terkait
-
Prediksi Juara Super League: Persib Hattrick Gelar atau Persija Bikin Keajaiban?
-
Peluang Juara Persija Semakin Kecil, Mauricio Souza Beberkan Masalah Tim
-
PSIM Tahan Persija 1-1, c Sebut Hasil Sudah Maksimal di Tengah Tren Negatif
-
Terancam di Thailand, Pratama Arhan Santer Dikabarkan Jadi Incaran Klub Super League
-
Hadapi Enam Laga Sisa, Bojan Hodak Pastikan Persib Tak Tertekan
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi