News / Internasional
Kamis, 23 April 2026 | 14:28 WIB
Mauricio Souza (IG Persija)
Baca 10 detik
  • Persija Jakarta bermain imbang 1-1 melawan PSIM Yogyakarta sehingga peluang juara kian menipis.

  • Mauricio Souza mengkritik 25 peluang timnya yang gagal membuahkan hasil gol kemenangan krusial.

  • Selisih enam poin dari Persib Bandung membuat Persija terancam gagal merengkuh gelar juara.

Suara.com - Harapan Persija Jakarta untuk meraih gelar Super League Indonesia 2025-2026 kian menipis setelah kembali gagal meraih kemenangan. Hasil imbang saat menghadapi PSIM Yogyakarta menjadi pukulan bagi Macan Kemayoran dalam perburuan titel musim ini.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Rabu (22/4/2026) itu berakhir dengan skor 1-1. Tambahan satu poin membuat posisi Persija semakin tertinggal dari pesaing utama di papan atas klasemen.

Pelatih Persija, Mauricio Souza, tak menutupi rasa kecewanya. Ia menilai timnya masih memiliki persoalan krusial, terutama dalam penyelesaian akhir yang jauh dari kata maksimal.

Hasil Super League: Maxwell Gagal Penalti, Persija Jakarta Ditahan PSIM 1-1. [Dok. IG PSIM]

“Saya lihat pertandingan tadi, lawan hanya punya tiga peluang ke gawang kami dan bisa mencetak satu gol," kata Mauricio Souza kepada awak media.

"Sementara kami punya 25 kesempatan untuk mencetak gol, dan juga memiliki satu penalti yang gagal."

"Saya selalu mengatakan bahwa kalau kalah itu tanggung jawab bersama, dan kalau menang juga kemenangan bersama," jelasnya.

Tak hanya soal lini depan, Souza juga mengakui masih ada celah di sektor pertahanan. Ia menilai gol yang dicetak PSIM tak lepas dari kesalahan yang dilakukan pemainnya sendiri.

"Kami sudah membahas kualitas PSIM yang memiliki kemampuan teknis tinggi. Kami sempat melakukan satu kesalahan di lini tengah yang kemudian dimanfaatkan lawan untuk melancarkan serangan balik. Saya akui gol tersebut tentu merugikan bagi kami."

"Namun demikian, saya melihat tim mampu bangkit dengan baik. Di babak pertama, kami berhasil menyamakan kedudukan."

Baca Juga: Hadapi Enam Laga Sisa, Bojan Hodak Pastikan Persib Tak Tertekan

"Kami pun sempat mendapatkan peluang melalui penalti, meski belum berhasil dimaksimalkan. Di sisi lain, lawan tidak mampu lagi menembus pertahanan kami hingga akhir pertandingan,” ucap Mauricio Souza.

Hasil ini membuat Persija tertahan di peringkat ketiga klasemen dengan koleksi 59 poin dari 29 pertandingan. 

Mereka kini terpaut enam angka dari Persib Bandung yang berada di puncak, dan jarak tersebut berpotensi melebar mengingat Persib masih memiliki satu laga lebih banyak.

Situasi ini membuat peluang juara Persija semakin berat, apalagi kompetisi memasuki fase krusial di penghujung musim.

Ke depan, Souza berharap timnya bisa segera berbenah, khususnya dalam hal efektivitas serangan. Ia menegaskan bahwa dominasi permainan tidak akan berarti tanpa gol.

Persija dijadwalkan menghadapi Persis Solo pada Senin (27/4/2026) di kandang sendiri. Laga ini menjadi kesempatan penting bagi Macan Kemayoran untuk menjaga asa, sekaligus memperbaiki performa.

Load More