-
Persija Jakarta bermain imbang 1-1 melawan PSIM Yogyakarta sehingga peluang juara kian menipis.
-
Mauricio Souza mengkritik 25 peluang timnya yang gagal membuahkan hasil gol kemenangan krusial.
-
Selisih enam poin dari Persib Bandung membuat Persija terancam gagal merengkuh gelar juara.
Suara.com - Harapan Persija Jakarta untuk meraih gelar Super League Indonesia 2025-2026 kian menipis setelah kembali gagal meraih kemenangan. Hasil imbang saat menghadapi PSIM Yogyakarta menjadi pukulan bagi Macan Kemayoran dalam perburuan titel musim ini.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Rabu (22/4/2026) itu berakhir dengan skor 1-1. Tambahan satu poin membuat posisi Persija semakin tertinggal dari pesaing utama di papan atas klasemen.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, tak menutupi rasa kecewanya. Ia menilai timnya masih memiliki persoalan krusial, terutama dalam penyelesaian akhir yang jauh dari kata maksimal.
“Saya lihat pertandingan tadi, lawan hanya punya tiga peluang ke gawang kami dan bisa mencetak satu gol," kata Mauricio Souza kepada awak media.
"Sementara kami punya 25 kesempatan untuk mencetak gol, dan juga memiliki satu penalti yang gagal."
"Saya selalu mengatakan bahwa kalau kalah itu tanggung jawab bersama, dan kalau menang juga kemenangan bersama," jelasnya.
Tak hanya soal lini depan, Souza juga mengakui masih ada celah di sektor pertahanan. Ia menilai gol yang dicetak PSIM tak lepas dari kesalahan yang dilakukan pemainnya sendiri.
"Kami sudah membahas kualitas PSIM yang memiliki kemampuan teknis tinggi. Kami sempat melakukan satu kesalahan di lini tengah yang kemudian dimanfaatkan lawan untuk melancarkan serangan balik. Saya akui gol tersebut tentu merugikan bagi kami."
"Namun demikian, saya melihat tim mampu bangkit dengan baik. Di babak pertama, kami berhasil menyamakan kedudukan."
Baca Juga: Hadapi Enam Laga Sisa, Bojan Hodak Pastikan Persib Tak Tertekan
"Kami pun sempat mendapatkan peluang melalui penalti, meski belum berhasil dimaksimalkan. Di sisi lain, lawan tidak mampu lagi menembus pertahanan kami hingga akhir pertandingan,” ucap Mauricio Souza.
Hasil ini membuat Persija tertahan di peringkat ketiga klasemen dengan koleksi 59 poin dari 29 pertandingan.
Mereka kini terpaut enam angka dari Persib Bandung yang berada di puncak, dan jarak tersebut berpotensi melebar mengingat Persib masih memiliki satu laga lebih banyak.
Situasi ini membuat peluang juara Persija semakin berat, apalagi kompetisi memasuki fase krusial di penghujung musim.
Ke depan, Souza berharap timnya bisa segera berbenah, khususnya dalam hal efektivitas serangan. Ia menegaskan bahwa dominasi permainan tidak akan berarti tanpa gol.
Persija dijadwalkan menghadapi Persis Solo pada Senin (27/4/2026) di kandang sendiri. Laga ini menjadi kesempatan penting bagi Macan Kemayoran untuk menjaga asa, sekaligus memperbaiki performa.
“Kami tetap harus mampu mencetak gol. Percuma jika sudah banyak menekan pertahanan lawan, tetapi tidak berbuah gol. Sebagai pelatih, saya bisa mengontrol apa yang harus dilakukan di lapangan,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi