- Inter Milan ditahan imbang Torino dengan skor 2-2 di Stadion Olimpico Grande Torino pada Minggu, 26 April 2026.
- Inter sempat memimpin dua gol melalui Marcus Thuram dan Yann Bisseck sebelum Torino membalas lewat Simeone dan Vlasic.
- Hasil imbang tersebut membuat Inter Milan tetap memimpin klasemen sementara Serie A dengan koleksi 79 poin saat ini.
Suara.com - Inter Milan gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang Torino 2-2 pada lanjutan Liga Italia di Stadion Olimpico Grande Torino, Minggu (26/4/2026) malam WIB.
Sempat unggul dua gol, Nerazzurri kehilangan fokus pada babak kedua hingga harus puas membawa pulang satu poin. Meski demikian, Inter tetap kokoh di puncak klasemen sementara Serie A.
Dominan Inter Milan
Inter tampil agresif sejak awal laga. Peluang pertama hadir pada menit ketujuh melalui sundulan Manuel Akanji yang masih melebar tipis.
Keunggulan akhirnya datang pada menit ke-23. Marcus Thuram sukses menuntaskan umpan silang Federico Dimarco dengan sundulan tajam yang tak mampu dihentikan Alberto Paleari.
Inter terus menguasai pertandingan dan menggandakan keunggulan pada menit ke-61. Umpan kedua Dimarco dalam laga ini diselesaikan Yann Bisseck lewat sundulan yang sempat membentur tiang sebelum masuk ke gawang.
Torino Bangkit di Babak Kedua
Saat laga tampak berada dalam kendali Inter, Torino mulai bangkit. Giovanni Simeone memperkecil ketertinggalan pada menit ke-70 setelah memanfaatkan umpan Emirhan Ilkhan.
Petaka bagi Inter datang sembilan menit kemudian. Carlos Augusto melakukan handball di kotak penalti, dan wasit menunjuk titik putih setelah meninjau VAR.
Baca Juga: Blunder Jay Idzes Jadi Penentu, Pelatih Sassuolo Lempar Sindiran Tajam
Nikola Vlasic yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukkan Yann Sommer untuk mengubah skor menjadi 2-2.
Inter Tetap di Puncak
Hasil ini membuat Inter mengoleksi 79 poin dan tetap memimpin klasemen, unggul 10 angka atas Napoli di posisi kedua.
Sementara itu, Torino bertahan di peringkat ke-13 dengan raihan 41 poin. Tambahan satu angka ini menjadi hasil positif setelah mereka bangkit dari ketertinggalan dua gol.
Berita Terkait
-
Skandal Prostitusi Serie A: Bintang Juventus, Inter hingga Milan Terseret!
-
Klasemen Liga Italia: Inter Milan Semakin Dekat dengan Juara, Butuh Dua Kemenangan Lagi
-
Jadwal Liga Italia Pekan ke-33: Napoli vs Lazio hingga AS Roma vs Atalanta
-
Indisipliner, Romelu Lukaku Terancam Didepak Napoli
-
Klasemen Liga Italia: Inter Makin Kokoh di Puncak, Napoli Tertahan, AC Milan Tumbang
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Catat Tanggalnya! NCT 127 Bagikan Jadwal Teaser Album Terbaru 'BLINGY'
-
Polda Lampung Musnahkan Narkoba Rp264 Miliar, Ratusan Senpi Rakitan Dipotong Habis
-
Lampaui Target Program 3 Juta Rumah, Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan Tuai Pujian
-
Bocah SD Boyolali Diakui NASA, Ahmad Luthfi Langsung Beri Laptop
-
Makin Brutal! Israel Culik 20 Warga Palestina saat Penggerebekan Malam di Tepi Barat
-
Jual Emas hingga Gadai Sertifikat Tanah, Calon Perangkat Desa Pati Bongkar Setoran Rp165 Juta
-
Benarkah Menambah Taman Kota Bisa Mengurangi Gelombang Panas? Ini Temuan Peneliti
-
4 Sepatu 910 Nineten untuk Daily Running, Nyaman dan Empuk Dipakai Latihan Lari
-
Rupiah Akhirnya Bangkit! Ditutup Menguat ke Rp18.073 per Dolar AS
-
Koperasi Desa hingga Pelosok, Mengapa Sekolah Rusak Justru Dibiarkan?