- Jay Idzes menjadi starter saat Sassuolo kalah 1-2 dari Genoa dalam laga Liga Italia pada Minggu, 12 April 2026.
- Pelatih Fabio Grosso menyayangkan kelengahan Jay Idzes yang menyebabkan Caleb Ekuban mencetak gol kemenangan bagi pihak lawan tersebut.
- Kekalahan ini membuat ambisi Sassuolo menembus sepuluh besar klasemen serta persaingan menuju kompetisi Eropa menjadi semakin berat dilakukan.
Suara.com - Malam yang kurang menyenangkan harus dilalui bek Timnas Indonesia, Jay Idzes.
Bukan hanya karena timnya, Sassuolo harus takluk 1-2 dari Genoa, tetapi juga karena kesalahannya di menit-menit akhir menjadi sorotan tajam sang pelatih, Fabio Grosso.
Dalam laga pekan ke-32 Liga Italia 2025/2026, Minggu (12/4/2026) WIB, Jay Idzes tampil sebagai starter.
Sassuolo sempat tertinggal lebih dulu melalui gol roket Ruslan Malinovskyi pada menit ke-18, sebelum akhirnya mampu menyamakan kedudukan lewat sontekan Ismael Kone pada menit ke-57.
Namun, petaka bagi Sassuolo datang pada menit ke-84. Di momen krusial tersebut, penyerang Genoa, Caleb Ekuban sukses menjebol gawang Sassuolo setelah berhasil lepas dari kawalan Jay Idzes untuk menyambut umpan tarik.
Gol penentu kemenangan inilah yang membuat pelatih Fabio Grosso tampak kesal usai laga.
Meskipun secara umum ia menilai timnya sudah tampil baik, Grosso secara implisit menyindir kelengahan para pemainnya yang berbuah gol bagi lawan, termasuk momen lepasnya Ekuban dari Idzes.
"Kami (sejatinya) bermain bagus. Sayang sekali karena, jika kita melihat bagaimana gol-gol itu tercipta, itu adalah situasi di mana kami lengah," tutur Grosso dikutip dari Tuttomercato.
Pelatih berusia 48 tahun itu menegaskan bahwa kesalahan-kesalahan kecil seperti ini tidak bisa ditoleransi saat menghadapi lawan berkualitas, karena harganya sangat mahal.
Baca Juga: Kata-kata Pelatih Sassuolo Usai Jay Idzes Jadi Pemain Terbaik Indonesia
"Kesalahan kecil dan ceroboh, ketika menghadapi lawan berkualitas, dapat disorot dan membuat Anda harus membayar mahal," ujar Grosso lagi.
"Sayang sekali (kami kalah) karena performanya bagus," tegas mantan pelatih Olympique Lyon tersebut.
Kekalahan ini membuat ambisi Sassuolo untuk menembus 10 besar klasemen harus tertunda.
Asa mereka untuk bersaing memperebutkan tiket ke kompetisi Eropa musim depan pun kini semakin berat, dengan jarak 15 poin dari peringkat keenam.
Di sisi lain, kemenangan ini menjadi angin segar bagi Genoa dalam perjuangan mereka untuk keluar dari zona degradasi.
Berita Terkait
-
Inter Milan Menang Dramatis 4-3 atas Como, Kian Dekat ke Scudetto
-
Cremonese Terancam Degradasi, Emil Audero: Telat Panas
-
Luciano Spalletti Puas dengan Performa Juventus usai Kalahkan Genoa
-
Klasemen Liga Italia Memanas: Napoli Kudeta Posisi AC Milan, Inter Makin Nyaman di Pucuk
-
Hasil Liga Italia: Juventus Hajar Genoa, Napoli Permalukan AC Milan
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pemkot Kendari Wajibkan ASN Setor Sampah Tiap Hari Jumat
-
6 Penyebab Kulkas Tidak Dingin tapi Lampu Menyala, Cek Dulu Komponen Ini sebelum Beli Baru
-
Makin ke Sini Makin Banyak Istilah Baru, Memangnya Kita Paham Konteksnya?
-
Serangan Gajah di Bengkalis Lukai Warga, Seorang Meninggal usai Kelelahan Berjaga
-
5 Temuan Kasus Febrie Adriansyah: Beraksi 8 Tahun, Kumpulkan 'Harta' Luar Biasa
-
Carmen Hearts2Hearts Cetak Sejarah, Bawa Nama Indonesia di KWDA 2026
-
Pedagang Tewas Dikeroyok Brutal Pakai Bambu, Dugaan Keterlibatan 'Ormas' menguat
-
Asapi Lawan di Sprint Race Aragon, Marc Marquez Jaga Asa Juara MotoGP 2026
-
5 Cara Cek Karhutla Lewat HP, Pantau Hotspot hingga Sebaran Asap
-
Adu Nyali di Sirkuit Gery Mang Subang! Kejurnas MotoPrix 2026 Siap Lahirkan Pembalap Masa Depan