- Paris Saint-Germain menang 5-4 atas Bayern Munich pada leg pertama semifinal Liga Champions di Parc des Princes, Selasa (28/4/2026).
- Kemenangan PSG ditentukan melalui dua gol dari Khvicha Kvaratskhelia, dua gol Ousmane Dembele, serta satu gol Joao Neves.
- Hasil ini memberikan PSG keunggulan agregat sebelum menghadapi leg kedua di Allianz Arena untuk memperebutkan tiket final.
Suara.com - Paris Saint-Germain meraih kemenangan dramatis atas Bayern Munich pada leg pertama semifinal Liga Champions 2025/2026. Bermain di Parc des Princes, Selasa (28/4/2026) waktu setempat, PSG menang tipis 5-4.
Khvicha Kvaratskhelia dan Ousmane Dembele menjadi bintang kemenangan Les Parisiens setelah masing-masing mencetak dua gol. Hasil ini menjadi modal penting bagi tim asuhan Luis Enrique jelang leg kedua di Allianz Arena.
PSG hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos ke final. Sementara Bayern wajib menang dengan selisih minimal dua gol.
Babak Pertama Penuh Drama
Bayern membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-17 melalui penalti Harry Kane.
PSG merespons cepat. Khvicha Kvaratskhelia menyamakan skor pada menit ke-24 sebelum Joao Neves membawa tuan rumah berbalik unggul pada menit ke-33.
Michael Olise kemudian menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-41. Namun, PSG kembali memimpin lewat penalti Ousmane Dembele pada masa injury time babak pertama.
Skor 3-2 untuk PSG bertahan hingga turun minum.
PSG Menjauh, Bayern Bangkit
Baca Juga: Libas Klub Jepang, Al Ahli Kembali Juarai Liga Champions Asia
PSG tampil agresif selepas jeda. Kvaratskhelia mencetak gol keduanya pada menit ke-56 memanfaatkan umpan Achraf Hakimi.
Dua menit berselang, Dembele kembali menjebol gawang Manuel Neuer untuk membawa PSG unggul 5-2.
Bayern tidak menyerah. Dayot Upamecano memperkecil skor pada menit ke-65, disusul gol Luis Diaz tiga menit kemudian.
Skor berubah menjadi 5-4, membuat laga semakin menegangkan.
PSG Pertahankan Keunggulan
Bayern terus menekan demi mencari gol penyeimbang. Namun, lini belakang PSG tampil disiplin hingga peluit akhir berbunyi.
Kemenangan ini menempatkan PSG di posisi lebih menguntungkan menjelang leg kedua. Meski demikian, Bayern masih memiliki peluang untuk membalikkan keadaan di kandang sendiri.
Tag
Berita Terkait
-
Liga Champions: Vincent Kompany Yakin Bayern Munchen Bisa Jegal PSG
-
Semifinal Liga Champions: Enrique Sesumbar Sebut PSG Lebih Baik dari Bayern Munich
-
MU Bungkam Brentford dan Jauhi Kejaran Rival, Carrick: Tak Perlu Dirayakan
-
Michael Olise Dibidik Liverpool dan Real Madrid, Bayern Munich Beri Tanggapan
-
Calvin Verdonk dan Lille Jaga Asa ke Liga Champions usai Hajar Paris FC
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung
-
GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026
-
7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM
-
Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival
-
Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar
-
BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun
-
YE (Kanye West) Siap Guncang GBK Oktober 2026, Jadi Satu-satunya Kota di Asia Tenggara
-
UIPM Beri Alasan Mengapa Jejaring Internasional Penting bagi Dunia Pendidikan
-
Kematian Janggal Sutrimo, Benarkah Terkait Kasus Eks Jampidsus?