Bola / Bola Dunia
Selasa, 28 April 2026 | 08:48 WIB
Pelatih Paris Saint-Germain Luis Enrique. (ANTARA/X/PSG_Inside)
Baca 10 detik
  • Paris Saint-Germain akan menghadapi Bayern Munich pada leg pertama semifinal Liga Champions di Parc des Princes, Rabu (29/4/2026).
  • Bayern Munich hadir dengan performa impresif dan catatan konsistensi tinggi setelah berhasil mengunci gelar juara liga domestik musim ini.
  • Pelatih Luis Enrique menegaskan PSG akan tetap mempertahankan gaya bermain menyerang meski mewaspadai ancaman lini serang Bayern Munich.

Suara.com - Paris Saint-Germain akan menjamu Bayern Munich pada leg pertama semifinal Liga Champions 2025/2026 di Parc des Princes, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB. Duel ini diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama tampil impresif sepanjang musim.

Pelatih PSG, Luis Enrique, mengakui Bayern merupakan salah satu tim paling konsisten di Eropa musim ini. Namun, juru taktik asal Spanyol itu menegaskan kualitas permainan Les Parisiens tak kalah dari raksasa Bundesliga tersebut.

Bayern Lebih Konsisten, PSG Tetap Percaya Diri

Bayern datang ke Paris dengan modal luar biasa setelah sukses mengunci gelar Bundesliga. Die Roten hanya menelan dua kekalahan sepanjang musim, masing-masing di kompetisi domestik dan Eropa.

"Secara konsistensi, Bayern sedikit berada di depan kami karena mereka hanya kalah dalam dua pertandingan. Namun, jika berbicara tentang apa yang telah kami tunjukkan sebagai sebuah tim, kami berada di level tertinggi. Tidak ada tim yang lebih baik dari kami," ujar Enrique, dikutip dari situs resmi klub, Senin.

Keyakinan itu bukan tanpa alasan. Enrique mengaku sudah percaya pada kekuatan timnya sejak fase liga, bahkan saat PSG belum memastikan tempat di babak gugur.

"Saya sudah mengatakan hal ini setelah kami gagal finis di delapan besar fase liga. Saya tidak melihat ada tim yang lebih baik dari kami," tegasnya.

Perjalanan kedua tim menuju semifinal memang berbeda. Bayern melaju mulus setelah finis di posisi teratas fase liga, sedangkan PSG harus melalui babak playoff sebelum akhirnya menembus empat besar.

Duel Serangan Mematikan

Baca Juga: Tak Cuma PSG, Klub Liga Inggris Ikut Kejar Pemain Keturunan Indonesia

PSG hancurkan Liverpool di Liga Champions. (Instagram/@psg)

Baik PSG maupun Bayern sama-sama menunjukkan ketajaman luar biasa di fase gugur. Bayern telah mencetak 16 gol sejak babak 16 besar, sementara PSG mengoleksi 12 gol.

Enrique mewaspadai ancaman dari sektor sayap Bayern, terutama lewat Luis Diaz dan Michael Olise. Meski demikian, ia memastikan PSG tidak akan mengubah gaya bermain menyerang yang menjadi identitas timnya.

Achraf Hakimi dan Nuno Mendes tetap akan menjadi andalan untuk memberikan tekanan dari sisi lapangan.

"Tentu saja mereka juga harus bertahan. Namun, kami tahu harus lebih banyak menyerang daripada bertahan jika ingin menang. Kami sadar betapa sulitnya pertandingan ini, dan kami harus bertahan dengan sangat baik," kata Enrique.

Pertemuan ini semakin menarik karena PSG, Bayern, dan Arsenal sama-sama berstatus pemuncak klasemen liga domestik masing-masing. Tak heran, duel di Parc des Princes diprediksi menjadi salah satu laga terbaik musim ini.

Load More