- Mantan pelatih Mauricio Pochettino merasa sedih melihat kemunduran performa Tottenham Hotspur pasca masa kepemimpinannya pada tahun 2014 hingga 2019.
- Tottenham kini terpuruk di posisi ke-17 Premier League dan berjuang menghindari degradasi di bawah asuhan pelatih Roberto De Zerbi.
- Pochettino mengenang masa kompetitif di Tottenham meski dulu menghadapi kendala pembangunan stadion dan minimnya aktivitas transfer pemain klub.
Suara.com - Mantan pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, mengungkapkan kesedihannya melihat kondisi klub yang dinilainya mengalami kemunduran dalam beberapa tahun terakhir.
Pochettino yang menangani Spurs pada periode 2014 hingga 2019 pernah membawa tim tersebut mencapai final Liga Champions UEFA 2019 serta bersaing di papan atas Premier League.
Namun sejak kepergiannya, performa Tottenham dinilai menurun. Klub bahkan sudah berganti tujuh pelatih tetap, termasuk pelatih terbaru Roberto De Zerbi, yang kini tengah berjuang menyelamatkan tim dari ancaman degradasi dengan empat laga tersisa musim ini.
Meski sempat mengakhiri puasa gelar lewat trofi Liga Europa UEFA musim lalu di bawah Ange Postecoglou, Tottenham justru tampil buruk di kompetisi domestik dan finis di posisi ke-17.
Pochettino mengaku masih memiliki ikatan emosional kuat dengan klub asal London tersebut.
“Itu sangat menyedihkan. Saya sangat mencintai Tottenham, klub ini akan selalu menjadi bagian penting dalam hidup saya, sebagai pelatih dan juga sebagai pribadi,” kata Pochettino dilansir dari ESPN.
Ia juga memahami penderitaan yang dirasakan oleh orang-orang di dalam klub maupun para suporter.
“Sangat menyedihkan karena saya tahu orang-orang di sana menderita, baik di dalam klub maupun para penggemar.”
Pochettino turut mengenang masa kepemimpinannya yang menurutnya penuh tantangan, namun tetap kompetitif meski dengan keterbatasan.
Baca Juga: Degradasi dari Premier League, Burnley Resmi Berpisah dengan Pelatih Scott Parker
“Saat saya di sana, kami menghadapi banyak perubahan, mulai dari pembangunan tempat latihan, stadion baru, hingga harus bermain di Wembley. Tapi kami tetap kompetitif,” ujarnya.
Ia juga menyoroti minimnya aktivitas transfer saat itu.
“Kami bahkan menjalani 18 bulan tanpa satu pun pembelian pemain. Itu rekor di Premier League. Kami memang punya dana, tapi tidak cukup untuk benar-benar mendekati gelar juara.”
Saat ini, Pochettino akan memimpin Timnas Amerika Serikat di ajang Piala Dunia mendatang. Meski demikian, ia mengaku tetap membuka peluang kembali melatih di Inggris suatu hari nanti.
“Suatu hari nanti, ya. Saya sangat menyukai Inggris. Profil saya, baik sebagai manusia maupun pelatih, sangat cocok dengan Premier League,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Degradasi dari Premier League, Burnley Resmi Berpisah dengan Pelatih Scott Parker
-
Mykhailo Mudryk Dijatuhi Sanksi 4 Tahun, Ajukan Banding ke CAS
-
Cedera Ringan, Mohamed Salah Dipastikan Bisa Tampil Lagi Sebelum Tinggalkan Liverpool
-
Thierry Henry Khawatir Arsenal Kelelahan Jelang Duel Lawan Atletico Madrid
-
John Stones Umumkan Hengkang dari Manchester City Akhir Musim Ini
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Naoko Karya Keigo Higashino: Saat Jiwa Seorang Ibu Hidup dalam Tubuh Putrinya
-
Muncul 'Narasumber Liar' di Kasus Kematian Sutrimo, Kades Wlahar: Dia Bukan Keluarga
-
Reuni Akbar! Krakatau dan Karimata Siap Manggung di JGTC Besok Malam
-
5 Sunscreen dengan Finish Glowing Natural Terbaik sesuai Review dan Harga
-
BGN Rilis Aplikasi Reviu MBG: Apakah Digitalisasi Menjawab Akar Masalah?
-
Kredit Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Bank Danamon Naik 33% di Semester I-2026
-
Dedikasi Mantri BRI di Kepulauan Talaud Perkuat Pemberdayaan UMKM
-
Isuzu Pamerkan Mobil Rumah ELF NLR Campervan di GIIAS 2026
-
Kartu ATM Tertelan, Saldo Rp17 Juta Raib, Begini Kronologi yang Dialami Nasabah di Palembang
-
Ruben Onsu Dituduh Selingkuh Gara-gara Kasur, sang Pengacara Tantang Bukti