Bola / Bola Indonesia
Senin, 04 Mei 2026 | 17:28 WIB
Hasil Super League: Persib Bandung vs PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (4/5/2026) sore WIB. [Dok. IG Persib Bandung]
Baca 10 detik
  • Persib Bandung menundukkan PSIM Yogyakarta dengan skor 1-0 dalam laga pekan ke-31 BRI Super League, Senin (4/5/2026).
  • Patricio Matricardi mencetak gol kemenangan tunggal bagi tuan rumah di Stadion Gelora Bandung Lautan Api menit kedua.
  • Kemenangan tersebut membuat Persib Bandung kini mengoleksi 72 poin dan unggul tiga angka atas Borneo FC.

Suara.com - Persib Bandung berhasil menang tipis atas tamunya, PSIM Yogyakarta dalam laga pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026, Senin (4/5/2026) sore WIB.

Dalam pertandingan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kabupaten Bandung, Persib menang 1-0 atas Laskar Mataram lewat gol semata wayang Patricio Matricardi pada menit ke-2.

Kemenangan krusial ini membuat Persib Bandung mengoleksi 72 poin, unggul tiga poin dari Borneo FC yang baru akan memainkan laga pekan ke-31 kontra Persita Tangerang pada Selasa (5/5/2026).

Jalannya Pertandingan

Laga baru berjalan dua menit, publik tuan rumah langsung bersorak kegirangan menyambut gol cepat yang lahir dari skema serangan terukur sejak menit awal.

Umpan matang yang dilepaskan oleh maestro lini tengah Thom Haye berhasil dikonversi dengan sempurna oleh Patricio Matricardi untuk menggetarkan jala gawang lawan.

Gol kilat layaknya petir di siang bolong ini secara nyata langsung merusak skenario taktik pertahanan yang telah dipersiapkan oleh kubu Laskar Mataram.

PSIM Yogyakarta yang tersentak seketika mencoba merespons ketertinggalan dengan menaikkan intensitas serangan secara ngotot ke area pertahanan tuan rumah.

Namun, solidnya organisasi lini belakang Persib yang dikomandoi Federico Barba sukses membuat barisan depan tim tamu merasa frustrasi karena selalu menemui jalan buntu.

Baca Juga: Persija Didesak Bangun Stadion Sendiri Buntut Sulit Jamu Persib di GBK

Armada asuhan pelatih Bojan Hodak bahkan nyaris menggandakan keunggulan saat laga baru memasuki menit ke-10 lewat pergerakan berbahaya dari Ramon Tanque.

Sayangnya, penyelesaian akhir dari pemain asal Brasil tersebut masih terlampau pelan sehingga dengan mudah dijinakkan oleh kiper PSIM, Cahya Supriadi.

Tekanan luar biasa dari puluhan ribu suporter tuan rumah di tribun stadion terbukti membuat para pemain PSIM kesulitan mengembangkan ritme permainan terbaik mereka di babak pertama.

Memasuki 45 menit kedua, pelatih Jean-Paul van Gastel menginstruksikan anak asuhnya untuk lebih mendominasi penguasaan bola di area sepertiga tengah lapangan.

Ironisnya, dominasi penguasaan bola tim asal Yogyakarta tersebut sama sekali tidak berbanding lurus dengan efektivitas penciptaan peluang berbahaya.

Data statistik mencatat bahwa PSIM hanya sanggup melepaskan empat tembakan dengan hanya satu shoot on target sepanjang 90 menit pertandingan bergulir.

Load More