- Shayne Pattynama mengkritik kendali permainan Persija Jakarta meskipun menang 2-0 atas Persijap Jepara pada Senin, 4 Mei 2026.
- Persija Jakarta kini menempati posisi ketiga klasemen sementara dengan perolehan 65 poin setelah memenangkan pertandingan tersebut.
- Persija akan menghadapi Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Minggu, 10 Mei 2026 mendatang.
Suara.com - Bek kiri Persija Jakarta, Shayne Pattynama, melontarkan kritik terhadap gaya bermain timnya meski baru saja menang 2-0 atas Persijap Jepara.
Pemain Timnas Indonesia itu menilai Macan Kemayoran harus tampil lebih dewasa dengan mengontrol ritme permainan, terutama jelang laga krusial melawan Persib Bandung.
Soroti Hilangnya Kontrol Permainan
Shayne menjalani debut sebagai starter saat laga di Jepara, Senin (4/5/2026). Ia bermain solid selama 79 menit dan membantu tim mencatat clean sheet.
Persija memastikan kemenangan lewat gol Rayhan Hannan (64’) dan Gustavo Almeida pada masa injury time.
Namun, Shayne menilai performa tim belum maksimal. Ia menyoroti hilangnya kontrol permainan setelah unggul.
“Setelah unggul 1-0, kami tidak memainkan permainan kami sendiri. Terlalu banyak duel, terlalu banyak pertarungan,” ujar Shayne.
“Kami seharusnya bisa lebih menjaga kontrol dan tetap memainkan gaya kami,” lanjutnya.
Fokus Hadapi Persib
Baca Juga: PSSI Izinkan Persija Jakarta vs Persib Bandung Digelar di SUGBK pada 10 Mei 2026
Meski mengkritik, Shayne tetap mengapresiasi hasil positif yang diraih timnya.
“Secara keseluruhan ada banyak hal positif. Kami meraih tiga poin dan clean sheet, itu bagus,” katanya.
Kemenangan ini membuat Persija mengoleksi 65 poin dan berada di posisi ketiga klasemen. Mereka tertinggal tujuh angka dari Persib di puncak.
Duel kedua tim pada Minggu (10/5/2026) di Stadion Utama Gelora Bung Karno diprediksi menjadi penentu dalam perburuan gelar. Persija wajib menang untuk menjaga peluang juara.
Tanggapan Mauricio Souza
Pelatih Persija, Mauricio Souza, tetap memuji performa timnya meski mengakui laga tidak mudah.
“Saya rasa kami bermain dengan baik. Persijap adalah tim yang terlatih dan memiliki kualitas individu,” ujarnya.
Sementara itu, kekalahan membuat Persijap tertahan di peringkat ke-14 dengan 31 poin, hanya terpaut enam angka dari zona degradasi.
Berita Terkait
-
Venue Persija vs Persib Menggantung, GBK Belum Aman untuk El Clasico Indonesia
-
Bojan Hodak Lega Persib Full Team Hadapi Persija di GBK
-
Balas Sambutan Bandung, Jakmania Pastikan Suporter Persib Aman di GBK
-
Tebar Ancaman ke Persib, Shayne Pattynama Pede Persija Berjaya di GBK
-
Puas Persija Bungkam Persijap, Mauricio Souza: Kami Layak Menang
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan