-
Niklas Sule pensiun akhir musim 2025/2026 karena rentetan cedera yang menghambat performa fisiknya.
-
Trauma cedera lutut saat melawan Hoffenheim menjadi alasan utama Sule berhenti bermain bola.
-
Bek Dortmund ini memilih pensiun demi menjaga kesehatan dan waktu berkualitas bersama anak-anak.
Suara.com - Niklas Sule secara mengejutkan mengumumkan keputusannya untuk mengakhiri karier sepak bola profesionalnya tepat pada pengujung musim 2026.
Langkah besar ini diambil oleh bek Borussia Dortmund tersebut setelah mempertimbangkan kondisi fisiknya yang terus menurun akibat rentetan cedera.
Mantan pemain Bayern Munchen ini merasa bahwa tubuhnya tidak lagi mampu menopang beban kompetisi di level tertinggi sepak bola Eropa.
Keputusan pensiun ini menjadi kabar emosional bagi para penggemar sepak bola di Jerman mengingat usia sang pemain yang masih kompetitif.
Sule menegaskan bahwa kesehatan jangka panjang dan kualitas hidup bersama keluarga menjadi prioritas utamanya saat ini.
Pemicu utama keputusan ini adalah insiden medis terbaru yang dialami Sule saat membela Dortmund dalam beberapa laga terakhir.
Sule mengungkapkan rasa trauma yang mendalam setiap kali merasakan nyeri di bagian lutut yang pernah mengalami cedera parah.
"Saya selalu merasa takut setiap kali ada rasa sakit muncul, pikiran saya langsung tertuju pada kerusakan ligamen," ungkap Sule.
Ketakutan akan kehilangan kemampuan berjalan normal di masa depan membuatnya memilih untuk berhenti sebelum kondisi semakin memburuk.
Baca Juga: Kombinasi Maut Guirassy dan Fabio Silva, Dortmund Bantai SC Freiburg 4-0
Baginya, tekanan mental akibat dihantui cedera ligamen (ACL) jauh lebih berat daripada persaingan di atas lapangan hijau.
Selama berkarier, Niklas Sule dikenal sebagai tembok kokoh yang sulit ditembus baik di level klub maupun tim nasional.
Puncak prestasinya terjadi saat ia membantu Bayern Munchen meraih trofi Liga Champions serta mendominasi gelar juara Bundesliga.
Bersama Timnas Jerman, Sule juga menjadi pilar penting di berbagai turnamen internasional sebelum performanya terganggu masalah kebugaran.
Kini, ia bersiap melakoni laga-laga terakhirnya di Bundesliga sebagai momen perpisahan dengan rekan setim dan para pendukung.
Dunia sepak bola akan mengenang Sule sebagai salah satu bek dengan kemampuan fisik dan visi bermain yang luar biasa di generasinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sindiran Pedas Presiden Brasil: Neymar Satu-satunya Pemain WFH di Piala Dunia 2026
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Penain Ini Disebut Bisa Jadi Biang Kerok Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2025
-
Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Joget Gemoy Ratu Belanda di Ruang Ganti Usai Curacao Tahan Imbang Ekuador Viral
-
Daftar Lengkap 10 Pencetak Gol Termuda Piala Dunia: Lamine Yamal Lewati Messi