-
Laga kandang Persija Jakarta melawan Persib Bandung resmi dipindahkan ke Stadion Segiri Samarinda.
-
Paulo Ricardo merasa kecewa namun tetap optimistis mampu membawa Persija meraih tiga poin penuh.
-
Macan Kemayoran fokus mempertahankan identitas permainan demi memenangkan duel klasik menghadapi Persib Bandung.
Suara.com - Pemindahan lokasi pertandingan pekan ini memaksa Persija Jakarta untuk memburu poin penuh di luar markas utama mereka.
Stadion Segiri di Samarinda terpilih menjadi lokasi baru untuk menjamu Persib Bandung pada Minggu sore mendatang.
Keputusan ini menjadi tantangan berat bagi Macan Kemayoran yang selama ini sangat tangguh ketika tampil di Jakarta.
Kehilangan dukungan masif dari Jakmania di stadion sendiri diakui memberikan dampak emosional bagi para pemain.
Kendati demikian manajemen dan tim tetap mematok standar tinggi untuk mengamankan posisi di klasemen liga.
Bek asing Persija Paulo Ricardo mengungkapkan perasaannya mengenai perubahan mendadak lokasi pertandingan bertajuk duel klasik tersebut.
Ia menekankan bahwa Jakarta memiliki ikatan batin yang sangat kuat bagi performa seluruh elemen tim.
“Tentu saja kecewa. Jakarta adalah rumah kami. Seingat saya, pada pertandingan-pertandingan terakhir di Jakarta, kami bermain dengan sangat baik. Kami mengenal lapangannya, kami mengenal para penggemar di sana, dan kami menyukai stadionnya," ujar Paulo.
Meski harus terbang ke Kalimantan Timur sang pemain menegaskan bahwa semangat juang skuad tidak akan mengendur.
Baca Juga: Persija vs Persib, Umuh Muchtar: Ini Final yang Sebenarnya
Profesionalisme menjadi kunci utama bagi setiap penggawa Persija untuk menghadapi situasi sulit di luar kendali.
Ambisi meraih kemenangan menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar lagi oleh seluruh pemain Macan Kemayoran.
Paulo Ricardo memastikan rekan-rekannya tidak akan terpengaruh oleh faktor teknis pemindahan stadion saat berada di lapangan.
“Namun, kini tidak peduli mana pun kami bermain, kami akan bermain untuk menang. Itulah yang kami lakukan dan saya percaya itulah yang harus kami lakukan,” ucapnya.
Laga melawan Maung Bandung selalu memiliki tensi tinggi karena rivalitas sejarah panjang kedua klub besar tersebut.
Meski begitu bek asal Brasil ini meminta tim untuk tetap tenang dan menganggapnya sebagai laga normal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Piala Dunia 2026 Ubah Wajah Sepak Bola: Dari 2 Babak Jadi 4 Babak, Inovasi atau Ancaman?
-
Jurgen Klopp Semprot Van der Vaart Usai Kritik Pedas Van Dijk di Piala Dunia 2026
-
Cetak Gol Tendangan Roket ke Gawang Irak, Mbappe Selisih 3 Gol dari Messi
-
Lionel Scaloni Blak-blakan: Argentina Lolos ke 32 Besar, Tapi Masih Banyak PR
-
Cristiano Ronaldo Baru 8 Gol, Messi 18 Gol, Miroslav Klose: Selamat Champ!
-
Pelatih Paraguay Serang FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya Esensi Hilang
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Dari Persia Kuno! Isi Lengkap Surat Timnas Iran, Kirim Pesan Damai untuk Dunia