-
Indonesia resmi menempati Grup F Piala Asia 2027 bersama Jepang, Qatar, dan juga Thailand.
-
Skuad asuhan John Herdman akan memulai perjuangan perdana melawan Jepang pada 11 Januari 2027.
-
Target utama Timnas Indonesia adalah mengulang kesuksesan lolos ke babak 16 besar edisi sebelumnya.
Suara.com - Langkah terjal harus dilalui Timnas Indonesia yang resmi terjebak dalam grup berat pada ajang Piala Asia 2027 mendatang.
Berdasarkan hasil pengundian di Riyadh, skuad Garuda akan bersaing sengit di Grup F melawan raksasa sepak bola benua kuning.
Jepang, Qatar, dan rival abadi di Asia Tenggara, Thailand, menjadi tembok besar yang harus diruntuhkan oleh tim Merah Putih.
Pertemuan ini menjadi ujian konsistensi bagi Indonesia untuk membuktikan kualitasnya di level tertinggi setelah pencapaian edisi sebelumnya.
Strategi matang sangat dibutuhkan mengingat lawan yang dihadapi merupakan tim-tim dengan peringkat FIFA yang jauh lebih unggul.
Berstatus sebagai penghuni pot empat, Indonesia memikul beban berat untuk mengulang memori manis lolos ke fase gugur.
Pelatih John Herdman kini dituntut meracik komposisi pemain terbaik demi meredam agresivitas tim sekelas Jepang dan Qatar.
“Indonesia tentu berusaha untuk mengulangi sukses Piala Asia 2023 ketika berhasil melaju ke babak 16 besar,” sebagaimana target yang dicanangkan.
Pertarungan pembuka akan langsung mempertemukan Indonesia dengan kekuatan utama Asia, yakni Jepang, pada awal Januari mendatang.
Baca Juga: Jadwal Timnas Indonesia di Grup Neraka Piala Asia 2027: Langsung Hadapi Jepang di Laga Perdana
Lima hari berselang, ketangguhan fisik dan mental Garuda akan kembali diuji oleh kekuatan tim Timur Tengah, Qatar.
Duel pamungkas di fase grup akan mempertemukan Indonesia dengan Thailand yang selalu menyajikan tensi tinggi di lapangan.
Pertandingan melawan sesama wakil ASEAN ini diprediksi menjadi penentu nasib Indonesia untuk mengamankan poin krusial.
“Meski harus menghadapi tim-tim kuat seperti Jepang, Qatar dan Thailand, tentu skuad asuhan John Herdman akan berupaya mengeluarkan kemampuan terbaik mereka.”
Selain Grup F, persaingan di grup lain juga dipastikan sengit dengan tuan rumah Arab Saudi yang memimpin Grup A.
Peta kekuatan sepak bola Asia kini semakin merata dengan kehadiran tim-tim kejutan yang menghuni grup B hingga grup E.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Pesan Bijak Cristiano Ronaldo Untuk Portugal Jelang Laga Penentuan Lawan Kolombia
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
3 Negara yang Pernah Dibantai Portugal dengan 5+ Gol di Piala Dunia
-
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo, Luka Modric Ukir Sejarah Spesial di Piala Dunia 2026
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris