Bola / Liga Inggris
Senin, 11 Mei 2026 | 10:14 WIB
Mikel Arteta (Instagram)
Baca 10 detik
  • Arsenal mengalahkan West Ham 1-0 melalui gol tunggal Leandro Trossard di London Stadium.

  • Mikel Arteta mendukung keputusan wasit yang menganulir gol penyama kedudukan dari West Ham.

  • Tim Meriam London berpeluang besar mengunci gelar juara dan meraih status double winners.

Suara.com - Keputusan teknologi video assistant referee menjadi penyelamat krusial bagi ambisi juara Arsenal saat bertandang ke markas West Ham.

Tiga poin penuh berhasil diamankan setelah gol dramatis tuan rumah di masa injury time resmi dibatalkan wasit.

Intervensi ini memastikan keunggulan tipis tim tamu bertahan hingga peluit panjang ditiupkan di London Stadium.

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, usai melaju ke final Liga Champions. (Dok. Arsenal)

Kemenangan ini secara matematis membawa Meriam London semakin dekat dengan trofi Premier League musim ini.

Hasil positif tersebut sekaligus memperpanjang tren dominasi taktik Mikel Arteta dalam menghadapi tekanan laga tandang.

Mikel Arteta secara terbuka memberikan apresiasi tinggi terhadap ketegasan ofisial pertandingan dalam menegakkan aturan di lapangan.

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta. (Dok. Arsenal)

Sang manajer menilai peninjauan ulang melalui monitor di pinggir lapangan merupakan tindakan yang sangat tepat.

Baginya, tindakan pemain lawan terhadap David Raya merupakan pelanggaran fisik yang tidak bisa ditoleransi dalam kotak penalti.

“Menurut saya, itu pelanggaran yang jelas. Mereka menunjukkan keberanian besar untuk mengambil keputusan dan memberikan kesempatan kepada wasit untuk melihat ulang insiden itu,” ujar Arteta dikutip dari Express.

Baca Juga: Mendominasi! 3 Klub Inggris Sukses Tembus Final Tiga Kompetisi Berbeda di Eropa

Arteta menegaskan bahwa standar tinggi Liga Inggris memang menuntut konsistensi serta ketelitian dalam setiap pengambilan keputusan.

Laga ini bukan sekadar tentang perdebatan wasit, melainkan juga performa impresif individu di bawah mistar gawang.

David Raya melakukan serangkaian penyelamatan heroik yang menjaga mentalitas bertanding tim tetap terjaga sepanjang babak kedua.

Di sisi lain, masuknya Martin Odegaard dari bangku cadangan terbukti menjadi kartu as yang mengubah dinamika serangan.

Umpan matang sang kapten berhasil dikonversi dengan sempurna oleh Leandro Trossard menjadi gol tunggal kemenangan.

“Jika ingin memenangkan trofi besar, Anda membutuhkan momen-momen seperti ini dari pemain kunci,” kata Arteta.

Load More