- Timnas Brasil mempersiapkan diri menghadapi Piala Dunia 2026 dengan ambisi meraih gelar juara di bawah asuhan Carlo Ancelotti.
- Ancelotti menerapkan formasi agresif 4-2-4 dengan memaksimalkan mobilitas lini depan untuk menutupi absennya sejumlah pemain kunci akibat cedera.
- Skuad Selecao kini tengah mematangkan komposisi pemain, termasuk mempertimbangkan posisi Neymar dan potensi pemain muda demi menjaga keseimbangan tim.
Suara.com - Timnas Brasil menatap Piala Dunia 2026 dengan ambisi besar meraih gelar juara keenam di bawah arahan Carlo Ancelotti.
Kurang dari 30 hari jelang kick-off di Mexico City, skuad berjuluk Selecao mulai mematangkan formasi baru demi bersaing di Amerika Utara.
Tanpa mengandalkan striker murni, Ancelotti diperkirakan memilih pendekatan agresif dengan memaksimalkan kecepatan dan mobilitas lini depan.
Formasi 4-2-4 Jadi Andalan
Carlo Ancelotti diprediksi menerapkan formasi 4-2-4 untuk meningkatkan daya serang Brasil di fase grup.
Di bawah mistar, Alisson Becker masih menjadi pilihan utama meski sempat mengalami cedera saat membela Liverpool musim ini.
Lini pertahanan kemungkinan diisi Alex Sandro, Gabriel Magalhaes, Marquinhos, dan Wesley Franca.
Sementara itu, duet Bruno Guimaraes dan Casemiro dipercaya menjadi penyeimbang di lini tengah.
Pada sektor depan, Brasil diperkirakan mengandalkan Vinicius Junior, Raphinha, Matheus Cunha, dan Luiz Henrique sebagai motor serangan.
Baca Juga: Piala Dunia 2026 Belum Kick-off, Timnas Brasil Perpanjang Kontrak Carlo Ancelotti hingga 2030!
Kecepatan, teknik individu, dan pergerakan tanpa bola menjadi kekuatan utama strategi Ancelotti.
Brasil Dihantam Badai Cedera
Persiapan Brasil menuju Piala Dunia 2026 tidak berjalan sepenuhnya mulus.
Sejumlah pemain penting seperti Eder Militao, Rodrygo, dan Estevao dipastikan absen akibat cedera.
Situasi itu membuat Ancelotti harus memaksimalkan pemain yang tersedia agar keseimbangan tim tetap terjaga.
Raphinha dan Bruno Guimaraes juga sempat mengalami masalah kebugaran setelah menjalani jadwal padat di level klub.
Berita Terkait
-
Sebastian Soria Berpeluang Jadi Pemain Tertua Sepanjang Sejarah Piala Dunia di Skuad Qatar
-
Prediksi Starting XI Belgia di Piala Dunia 2026: Lukaku dan De Bruyne Masih Jadi Tumpuan
-
Terpuruk Hingga Bangkit, Cerita Timnas Bosnia dan Herzegovina Comeback ke Piala Dunia 2026
-
Prediksi Starting XI Argentina di Piala Dunia 2026: Garang di Depan, Rapuh di Lini Belakang
-
Carlo Ancelotti Resmi Latih Timnas Brasil Hingga 2030 Demi Target Juara Dunia
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub