- Chelsea dan Manchester City akan bertanding pada final Piala FA di Stadion Wembley pada hari Sabtu malam.
- Chelsea mengincar trofi untuk menyelamatkan musim, sedangkan Manchester City berupaya meraih gelar domestik ganda musim ini.
- Manchester City lebih diunggulkan karena memiliki catatan dominan dan tidak terkalahkan atas Chelsea dalam tiga belas pertemuan.
Suara.com - Chelsea dan Manchester City akan saling berhadapan di final Piala FA ke-145 di Stadion Wembley Sabtu malam waktu setempat.
Laga ini menjadi kesempatan terakhir Chelsea menyelamatkan musim, sementara City memburu gelar domestik ganda.
Chelsea datang ke final dalam situasi penuh tekanan setelah menjalani musim yang mengecewakan di Premier League.
Klub asal London Barat itu masih tercecer di peringkat kesembilan dan terancam gagal tampil di kompetisi Eropa musim depan.
Pelatih interim Calum McFarlane kini memikul harapan besar untuk membawa Chelsea mengangkat trofi Piala FA pertama sejak era Antonio Conte pada 2018.
The Blues sebenarnya tampil produktif di ajang Piala FA musim ini dengan mencetak 21 gol dari lima pertandingan.
Namun performa mereka di semua kompetisi masih inkonsisten setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Liverpool pekan lalu.
Di sisi lain, Manchester City datang dengan mental lebih stabil.
Pasukan Pep Guardiola baru saja mencatat kemenangan beruntun di Liga Inggris dan masih menjaga peluang mengejar Arsenal dalam perebutan gelar Premier League.
Baca Juga: Final Piala FA Chelsea vs Man City: Psy War Ala Guardiola Bikin McFarlane Ciut Nyali
City juga mengincar sejarah baru sebagai tim keenam dalam sepak bola Inggris yang mampu meraih domestic cup double setelah sebelumnya menjuarai Piala Liga dengan mengalahkan Arsenal.
Meski begitu, Guardiola tetap dibayangi catatan buruk di Wembley setelah Manchester City kalah dalam dua final Piala FA terakhir dari Manchester United dan Crystal Palace.
Manchester City memiliki rekor pertemuan yang sangat dominan atas Chelsea.
The Citizens tak terkalahkan dalam 13 pertemuan terakhir di semua kompetisi sejak kalah di final Liga Champions 2021.
Pertemuan terakhir kedua tim bahkan berakhir telak 3-0 untuk kemenangan City di Stamford Bridge.
Kondisi Kedua Tim
Berita Terkait
-
Final Piala FA Chelsea vs Man City: Psy War Ala Guardiola Bikin McFarlane Ciut Nyali
-
Anak Emile Heskey Jadi Pahlawan Manchester City saat Juarai FA Youth Cup
-
Barcelona Bidik Joao Pedro sebagai Pengganti Robert Lewandowski
-
Prediksi Starting XI Inggris di Piala Dunia 2026: Tiga Singa Kental Aroma Manchester City
-
Psywar Pep Guardiola, Manchester City Tunggu Arsenal Terpeleset
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara