- Timnas Vietnam akan menggelar pemusatan latihan di Incheon, Korea Selatan, pada 2 hingga 14 Juli mendatang.
- Pelatih Kim Sang-sik membawa 40 anggota tim untuk meningkatkan kondisi fisik dan psikologis pemain sebelum turnamen.
- Agenda tersebut mencakup tiga pertandingan uji coba melawan klub lokal guna mematangkan komposisi skuad Piala AFF 2026.
Suara.com - Demi mematangkan kesiapan tim, salah satu lawan tangguh Timnas Indonesia do Piala AFF 2026, yakni Vietnam dilaporkan bakal menggelar pemusatan latihan (TC) di Korea Selatan pada awal Juli mendatang.
Langkah ini diambil oleh federasi dan tim kepelatihan Vietnam sebagai upaya serius untuk menyegarkan kondisi skuad sebelum melakoni laga-laga berat di fase grup, termasuk duel klasik kontra skuad Garuda.
Merujuk laporan VN Express, delegasi Timnas Vietnam berkekuatan sekitar 40 orang meliputi jajaran pemain, tim pelatih, serta ofisial dijadwalkan bertolak ke Incheon untuk menjalani TC dari tanggal 2 hingga 14 Juli.
Keputusan sang pelatih, Kim Sang-sik, memboyong pasukannya ke Negeri Ginseng didasari oleh keinginan untuk memberikan atmosfer baru kepada para pemain.
Suasana yang segar diharapkan mampu mendongkrak aspek psikologis dan fisik tim, sekaligus menjauhkan mereka dari tekanan publik di dalam negeri yang dapat mengganggu konsentrasi menjelang turnamen resmi.
Selama berada di Incheon, rombongan tim berjuluk Golden Star Warriors ini akan berpusat di Kompleks Olahraga Incheon Munhak.
Area ini dinilai sangat representatif karena menyajikan fasilitas latihan yang modern dan stadion yang saling terintegrasi.
Stadion Utama Munhak sendiri merupakan arena bersejarah yang sempat digunakan pada ajang Piala Dunia 2002.
Di lokasi ini pula, Vietnam mengagendakan tiga pertandingan uji coba melawan klub-klub lokal guna menguji kedalaman skuad sebelum Kim Sang-sik menentukan komposisi final pemain yang akan dibawa ke Piala AFF 2026.
Baca Juga: Pemain Persib yang Dipanggil ke Timnas Indonesia Terancam Absen di Laga Pembuka Piala AFF 2026
Korea Selatan bukanlah destinasi asing bagi sepak bola Vietnam. Dalam sepuluh tahun terakhir, negara tersebut kerap menjadi pilihan utama untuk mematangkan tim nasional mereka.
Sebagai contoh, sebelum merengkuh trofi Piala AFF 2018, tim asuhan Park Hang-seo juga menjalani persiapan intensif di Paju.
Hal serupa dilakukan Kim Sang-sik pada tahun 2024 dengan menggelar pemusatan latihan di Gyeongju dan beruji coba melawan tim-tim lokal seperti Ulsan Citizen, Daegu FC, serta Jeonbuk Hyundai Motors.
Persiapan matang yang dilakoni oleh Vietnam ini tentu wajib diwaspadai oleh jajaran pelatih Timnas Indonesia.
Vietnam dijadwalkan memulai kiprahnya di Grup A pada 24 Juli dengan menghadapi pemenang babak playoff antara Timor Leste dan Brunei Darussalam.
Setelah itu, mereka akan menjamu Singapura pada 31 Juli, sebelum melakoni partai tandang krusial melawan Timnas Indonesia pada 3 Agustus, dan ditutup dengan laga kontra Kamboja pada 7 Agustus.
Berita Terkait
-
Media Vietnam Pandang Sebelah Mata Timnas Indonesia Tanpa Skuad Terbaik di Piala AFF 2026
-
Ditanya Peluang Membela Timnas Indonesia, Pascal Struijk: Tentu Saja!
-
Harga Tiket Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik Resmi Dirilis, Mulai Rp300 Ribu!
-
Jadwal Super League 2026/27 Resmi Rilis: I.League Hapus Tren Tabrakan Agenda Timnas Indonesia
-
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia Juni vs Oman dan Mozambik di Stadion GBK
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound
-
Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!
-
Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka
-
Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan
-
Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif
-
Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia
-
6 Cara Pakai Essence agar Menyerap Maksimal untuk Kulit Wajah, Makin Glowing dan Kenyal
-
5 Mesin Cuci 2 Tabung yang Hemat Listrik dan Murah untuk Rumah Tangga, Harga Rp1 Jutaan
-
Dadah-dadah Prabowo dengan Latar Asap Kebakaran Kalimantan, Publik: What Next Mr Presiden
-
Mauro Zijlstra Terdepak dari Skuad Persija, Arema FC Jadi Kesempatan Kedua