-
FIFA menyetujui permohonan pemindahan pusat pelatihan Timnas Iran dari Amerika Serikat ke Meksiko.
-
Kota Tijuana dipilih menjadi markas baru demi menghindari masalah visa dan ketidakpastian keamanan.
-
Skuad Iran tetap memainkan seluruh pertandingan babak penyisihan Grup G di Amerika Serikat.
Timnas Iran dijadwalkan menantang Selandia Baru di Inglewood, California, pada pertandingan pembuka tanggal 15 Juni.
Enam hari berselang, mereka harus bersiap menghadapi ketangguhan salah satu raksasa Eropa, Belgia, di stadion yang sama.
Laga pamungkas fase grup akan mempertemukan Iran dengan Mesir di Seattle pada tanggal 26 Juni mendatang.
Secara historis, turnamen akbar tahun ini menjadi penampilan keempat berturut-turut bagi Iran di panggung dunia.
Secara keseluruhan, negara yang berada di kawasan Teluk Persia ini telah mencatatkan tujuh kali partisipasi di Piala Dunia.
Meski memiliki tradisi sepak bola yang kuat, Team Melli tercatat belum pernah sekalipun lolos dari babak penyisihan grup.
Gelaran Piala Dunia kali ini mencetak sejarah baru karena diselenggarakan secara kemitraan oleh tiga negara raksasa.
Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko bertindak sebagai tuan rumah bersama dalam turnamen yang bergulir dari 11 Juni hingga 19 Juli.
Bagi Iran, memindahkan pusat pelatihan ke Meksiko menjadi langkah realistis demi menghindari hambatan visa yang kerap menyulitkan warga mereka ke Amerika Serikat.
Baca Juga: Isu Wabah Ebola, Kongo Tolak Permintaan Isolasi 21 Hari Jelang Piala Dunia 2026
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik