Bola / Liga Italia
Selasa, 26 Mei 2026 | 19:36 WIB
Situasi internal AC Milan dikabarkan memanas setelah muncul laporan mengejutkan terkait konflik antara Massimiliano Allegri dan Zlatan Ibrahimovic. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Konflik internal terjadi antara Massimiliano Allegri dan Zlatan Ibrahimovic akibat ketegangan dalam diskusi posisi kiper klub.
  • Perselisihan fisik antara Allegri dan Ibrahimovic dipicu perbedaan pandangan manajemen di hadapan para petinggi AC Milan.
  • Kegagalan menembus Liga Champions memicu perombakan drastis jajaran manajemen dan elemen teknis di tubuh AC Milan.

Suara.com - Situasi internal AC Milan dikabarkan memanas setelah muncul laporan mengejutkan terkait konflik antara Massimiliano Allegri dan Zlatan Ibrahimovic.

Laporan tersebut diungkap jurnalis Monica Colombo dari Corriere della Sera yang membocorkan adanya keretakan serius di tubuh manajemen Rossoneri sebelum revolusi besar dilakukan pemilik klub, Gerry Cardinale.

Musim buruk Milan yang gagal lolos ke Liga Champions disebut menjadi pemicu perubahan besar di klub.

Akibat kegagalan itu, seluruh elemen area teknis akhirnya tersingkir, mulai dari Allegri, direktur olahraga Igli Tare, direktur teknik Geoffrey Moncada, hingga CEO Giorgio Furlani.

Namun, sorotan terbesar justru tertuju pada hubungan panas antara Allegri dan Ibrahimovic.

Keduanya disebut sudah lama memiliki hubungan yang retak dan sulit diperbaiki.

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri. (Dok. AC Milan)

Menurut laporan tersebut, ketegangan memuncak saat makan malam di sebuah restoran.

Perselisihan itu awalnya dipicu pembahasan soal posisi kiper ketiga untuk musim depan.

Situasi kemudian berubah menjadi pertengkaran serius di depan Giorgio Furlani dan Igli Tare.

Baca Juga: Eks Pelatih AC Milan akan Tinggalkan Al Ittihad, Comeback Serie A Italia?

Bahkan, Tare disebut harus turun tangan memisahkan Allegri dan Ibrahimovic secara fisik agar konflik tidak semakin membesar.

Tak hanya itu, Corriere della Sera juga mengungkap cerita lain yang memperlihatkan suasana dingin di internal Milan.

Saat Alexis Saelemaekers mencetak gol ke gawang Cagliari, hanya Igli Tare yang berdiri merayakan gol tersebut.

Sementara anggota manajemen lain disebut tetap duduk tanpa ekspresi.

Situasi itu dianggap mencerminkan ketegangan besar di balik layar klub.

Menurut laporan yang sama, sebagian petinggi Milan justru terlihat tidak nyaman melihat tim berada di jalur menuju tiket Liga Champions.

Load More